Liga Champions
Wijnaldum Tidak Mau Menghibur Kiper Loris Karius, Ini Alasannya
LIVERPOOL – Pertandingan final Liga Champions musim 2017-2018 bakal sulit dilupakan kiper Liverpool, Loris Karius. Penjaga gawang asal Jerman itu membuat catatan buruk dalam karirnya. Ya, Karius membuat dua blunder, sehingga Liverpool akhirnya kalah 1-3 dari Real Madrid pada laga di Kiev, Minggu (27/5/2018) dinihari WIB.
Blunder pertama terjadi menit 51, ketika dia dengan ceroboh melempar bola, padahal didekatnya ada Benzema. Dengan cepat Benzema mengayunkan kaki memotong bola dari Karius. Bola bergulir ke gawang yang kosong.
Blunder kedua dilakukan Karius ketika menangkap tendangan jarak jauh Bale menit 83. Tangkapan Karius tidak lengket, bola lepas dan masuk ke dalam gawang.
Usai pertandingan, Karius nampak terpukul. Kiper kelahiran 22 Juni 1993 (24 tahun) itu menitikkan air mata. Rekan-rekannya berusaha menghibur, memberi dukungan moral. Hanya gelandang Georginio ‘Gini’ Wijnaldum yang enggan mendekati Karius.
Wijnaldum mengakui Karius sangat terpukul. Tetapi menurut Wijnaldum, mendekati Karius tidak serta merta bisa menghiburnya. Bahkan sebaliknya bisa menambah rasa frustrasi.
“Saya tidak mengatakan apa-apa, karena banyak orang telah mendekatinya dan terkadang Anda tidak menyukainya ketika terlalu banyak orang datang,” kata Wijnaldum seperti dikutip tribalfootball.
“Ini bukan akhir yang kami inginkan untuk kampanye Liga Champions kami, tetapi kadang-kadang hal-hal ini terjadi dalam sepak bola,” imbuh pemain asal Belanda itu.
“Ini sangat membuat frustrasi dan kami tidak bisa mengubahnya.”
“Selalu sulit untuk mengatakan apa yang bisa kami lakukan, itu tergantung pada banyak hal yang berbeda tentang bagaimana kami melakukannya musim depan,” tambahnya.
“Saya memiliki kepercayaan diri. Kami telah belajar banyak dari musim ini, kami belajar banyak dari musim sebelumnya jadi semoga kami dapat mencapai hal-hal hebat,” tutup Wijnaldum. (es)