Pegadaian Championship 2026-2027
Deltras FC Terlempar dari Puncak Klasemen Sementara Grup B Pegadaian Championship 2026-2027, Kalah di Kandang Sendiri dari De Red FC

SIDOARJO, SIRYAKABAR.com – Posisi Deltras FC terlempar dari puncak klasemen sementara Grup B Pegadaian Championship 2026-2027. Ini setelah di pekan kedelapan, Deltras FC menelan kekalahan 0-2 dari De Red FC di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Sabtu (31/10/2026) malam.

Kekalahan ini membuat Deltras FC dalam empat laga terakhir, gagal memetik kemenangan. Pada tiga laga sebelumnya, The Lobster Deltras terus menuai hasil imbang, yakni 1-1 melawan tuan rumah Persela Lamongan di pekan kelima, imbang 3-3 melawan tamunya Persis Solo di pekan keenam dan seri 2-2 melawan tuan rumah Kendal Tornado FC di pekan ketujuh.

Deltras FC terlempar dari puncak klasemen sementara ke peringkat ketiga dengan koleksi 15 poin. Puncak klasemen sementara kini dikuasai Persela yang mengemas 16 poin disusul Barito Putera di peringkat kedua dengan 16 poin pula.

Persela di pekan kedelapan menang 3-1 atas tamunya Persipura Jayapura, sementara Barito Putera menundukkan Persis Solo, 2-1.

Seiring tumbangnya Deltras FC, kini di Grup B tersisa Kendal Tornado FC yang belum tersentuh kekalahan hingga pekan ke delapan yakni menang empat kali dan seri empat kali.

Baca Juga:  Deltras FC Pertahankan Posisi Puncak Klasemen Sementara, Imbang Lawan Kendal Tornado FC

Kendal Tornado FC berada di peringkat keempat mengantongi 15 poin. Pekan delapan Kendal Tornado FC bermain imbang 0-0 melawan tuan rumah RANS Nusantara FC. Kendal Tornado FC di awal musim dikurangi satu poin, karena masalah administrasi.

Kekalahan Deltras FC di kandang sendiri ini tentunya menjadi kerugian besar. Apalagi, tim asuhan Leonard Tupamahu mendapat dukungan sekitar 10 ribu Deltamania.

Sebaliknya De Red FC yang pekan lalu sukses menahan tuan rumah Persela 2-2, pada laga kontra Deltras FC ini tampil agresif.

Tim asuhan Aji Santoso itu memiliki peluang menit 21. Bola tendangan jarak jauh Ahmad Fahd yang dilepas dengan kaki kiri ditepis kiper Deltras Havizd Fauzan Muzaki dan menghasilkan sepak pojok.

Baca Juga:  Persela Gagal Pertahankan Keunggulan, Gol Keven Alleson Menit 90+4 Bawa De Red FC Imbang Lawan Persela

Pemain Brasil Keven Alleson juga melakukan tendangan jarak jauh menit 38. Lagi-lagi bola berhasil ditepis kiper Havizd Fauzan Muzaki dan bola rebound dibuang Bagus Nirwanto. Hingga babak pertama berakhir skor imbang 0-0.

Petaka bagi tuan rumah datang pada babak kedua, menit 58. Deltras harus kehilangan salah satu pemain andalannya, Mohcine Hassan Nader. Pemain bernomor punggung 10 itu diganjar kartu merah langsung oleh wasit Joko Suprianto setelah menyikut pemain De Red.

Upaya De Red akhirnya membuahkan hasil menit 72. Supriadi berhasil memecah kebuntuan, setelah menjebol gawang Havizd Fauzan Muzaki.

Tertinggal satu gol, Deltras berusaha bangkit dan mengejar ketertinggalan. Serangan melalui sisi kanan sempat dibangun menit 89 dengan memanfaatkan lebar lapangan.

Namun, rapatnya pertahanan De Red membuat upaya The Lobster tak kunjung membuahkan hasil. Justru pada masa tambahan waktu, De Red kembali menghukum tuan rumah.

Titan Agung Bagus, pemain bernomor punggung 21, sukses mencetak gol kedua lewat skema serangan balik sekaligus memastikan kemenangan De Red FC dengan skor 2-0.

Baca Juga:  Ini Hasil Drawing League Cup 2026-2027

Pelatih De Red FC, Aji Santoso secara khusus memuji kontribusi Supriadi yang kembali menjadi pembeda dalam pertandingan.

Menurut Aji, penampila Supriadi konsisten memberikan kontribusi berupa gol maupun assist dalam sejumlah pertandingan.

“Supriadi sengaja saya masukkan di babak kedua, karena kami memang butuh pemain potensial yang fresh di babak kedua,” ujar Aji Santoso.

Ini merupakan kemenangan kedua De Red FC musim ini. Posisi De Red FC masih terpaku di peringkat tujuh mengantongi sembilan poin, hasil dua kali menang, tiga kali seri dan tiga kali kalah.

Sementara bagi Deltras, kekalahan ini menjadi pekerjaan rumah. Selain harus mengevaluasi performa tim, pelatih Deltras Leonard Tupamahu juga dituntut segera membenahi mental pemain agar The Lobster bisa kembali bangkit dan menjaga persaingan di kompetisi Pegadaian Championship 2026-2027. (sat)