PodBus Karnus Pecahkan Rekor MURI, Siaran Langsung Podcast 19 Jam 45 Menit dari Jakarta ke Sidoarjo

SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Di dalam sebuah bus yang terus melaju dari Jakarta menuju Sidoarjo, Konsep Karnus bersama platform edutainment Kasisolusi menggelar siaran langsung podcast selama 19 jam 45 menit tanpa henti.

Kegiatan ini berhasil memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) untuk siaran langsung di dalam bus berjalan secara nonstop dengan durasi terlama.

Rekor tersebut tercatat dengan nomor 12958/R.MURI/X/2026. Pencapaian ini sekaligus melampaui rekor sebelumnya, yakni siaran langsung selama 12 jam dengan rute Jakarta-Yogyakarta.

Customer Relations Manager MURI, Lutvi Syah Pradana, mengatakan, pihaknya telah melakukan verifikasi selama perjalanan untuk memastikan kegiatan tersebut memenuhi ketentuan pemecahan rekor.

“Rekor sebelumnya 12 jam dengan rute Jakarta-Yogyakarta. Sekarang berhasil diperbarui menjadi 19 jam 45 menit dari Jakarta menuju Sidoarjo,” kata Lutvi, Senin (12/10/2026).

Baca Juga:  Tulis Aksara Jawa di Kain 600 Meter, SD Antawirya Islamic Javanese School Sidoarjo Raih Rekor MURI

Menurut Lutvi, siaran langsung dilakukan secara berkesinambungan dari dalam PodBus Karnus selama bus melintasi jalur perjalanan dari Jakarta menuju Sidoarjo.

Setelah melalui proses verifikasi, MURI menetapkan kegiatan tersebut sebagai rekor Indonesia dan memberikan piagam penghargaan kepada Konsep Karnus bersama Kasisolusi.

Perjalanan PodBus Karnus dimulai dari Jakarta pada Minggu (11/10/2026) pagi. Bus tersebut melintasi sejumlah wilayah di jalur Tol Trans-Jawa sebelum tiba di favehotel Sidoarjo, Senin (12/10/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.

Sepanjang perjalanan, podcast menghadirkan beragam narasumber, mulai dari profesor, dokter, praktisi kesehatan, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga kreator konten.

Founder Konsep Karnus, Iwan Benny Purwowidodo menegaskan, pemecahan rekor MURI bukanlah tujuan utama kegiatan tersebut.

Baca Juga:  Purwokerto Half Marathon Bidik Dua Rekor Muri, Diikuti 6.000 Pelari

Lebih dari sekadar mengejar pencapaian, perjalanan itu dirancang sebagai sarana memperluas edukasi kesehatan sekaligus membuka ruang diskusi mengenai potensi sumber daya alam Indonesia.

“Kami berharap langkah ini mendorong kesadaran kolektif akan pentingnya kemandirian bahan baku obat nasional,” ujar Iwan.

Dalam rangkaian podcast tersebut, pembahasan kesehatan menjadi salah satu fokus utama. Sejumlah topik yang diangkat antara lain penyakit degeneratif, seperti gastroesophageal reflux disease (GERD), diabetes, kanker, hipertensi, dan kolesterol, hingga gangguan autoimun.

Diskusi juga mencakup metabolisme tubuh, proses biokimia, sistem pencernaan, serta peran nutrisi dalam mendukung kesehatan.

Iwan menilai, Indonesia memiliki sumber daya alam yang berpotensi dikembangkan menjadi bahan baku produk nutrisi dan kesehatan. Namun, potensi tersebut perlu dioptimalkan melalui penelitian ilmiah, inovasi teknologi, serta penguatan industri pengolahan di dalam negeri.

Untuk mendorong upaya tersebut, Konsep Karnus mengusung kampanye “95 Persen Mahakarya Nusantara”. Kampanye ini mengajak masyarakat dan pelaku industri memanfaatkan sumber daya lokal guna meningkatkan nilai tambah komoditas dalam negeri sekaligus memperkuat kemandirian industri kesehatan nasional.

Sejumlah komoditas pangan, seperti labu kuning, pisang, wortel, bayam, dan bunga rosella, disebut memiliki peluang untuk dikembangkan melalui penelitian dan teknologi pengolahan.

Iwan berharap pengembangan potensi tersebut dapat melibatkan berbagai pihak, mulai dari petani, akademisi, peneliti, hingga pelaku industri.

Selain membahas kesehatan, PodBus Karnus juga menjadi ruang diskusi mengenai kewirausahaan, UMKM, strategi membangun merek atau branding, serta industri kreatif.

Baca Juga:  Unesa Catat Rekor MURI lewat 11.524 Karya Inovatif Mahasiswa Program Mobilitas Akademik

Pelaku usaha lokal turut dilibatkan sebagai narasumber untuk berbagi pengalaman dan memperkenalkan potensi bisnis di berbagai daerah yang dilalui.

Setelah pemecahan rekor MURI, rangkaian kegiatan Konsep Karnus dan Kasisolusi dilanjutkan dengan kunjungan ke sejumlah fasilitas produksi di Jawa Timur.

Lokasi yang dijadwalkan dikunjungi antara lain Pabrik Kolagen Karnus di Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Pabrik Nutrisi JIS, serta Pabrik Skincare SHUN.

Kunjungan tersebut bertujuan memperkenalkan proses pengolahan bahan baku, penelitian, penerapan teknologi manufaktur, hingga pengembangan produk dalam ekosistem Konsep Karnus.

Iwan berharap pencapaian rekor MURI itu dapat menjadi momentum untuk memperluas edukasi kepada masyarakat sekaligus mendorong penguatan industri kesehatan nasional.

Menurut dia, kemandirian industri tidak hanya bertumpu pada ketersediaan sumber daya alam, tetapi juga membutuhkan dukungan riset, keterlibatan petani lokal, dan inovasi teknologi.

“Lebih dari sekadar pemecahan rekor, ini menjadi bagian dari gerakan menuju kedaulatan kesehatan Indonesia yang didukung riset, sumber daya alam, petani lokal, dan inovasi industri dalam negeri,” tutupnya. (sat)