Piala Dunia 2026
Norwegia Tim Pertama Eropa Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Pantai Gading, Erling Haaland Tempel Lionel Messi dalam Perburuan Top Skor

SURYAKABAR.com – Norwegia menjadi tim pertama dari Eropa yang lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026. Ini setelah di babak 32 Besar Norwegia menang tipis 2-1 atas Pantai Gading di Stadion Dallas, Amerika Serikat, Rabu (1/7/2026) dini hari WIB.

Laga Norwegia kontra Pantai Gading merupakan pertandingan kelima babak 32 Besar. Pada empat laga sebelumnya, dua tim dari Eropa, Jerman dan Belanda menelan kekalahan dan tersingkir.

Jerman kalah adu tendangan penalti 3-4 (1-1) melawan Paraguay, demikian juga Belanda kalah adu tendangan penalti 2-3 (1-1) dari Maroko.

Norwegia menjadi tim kelima yang lolos ke 16 Besar, menyusul Kanada, Brasil, Paraguay dan Maroko. Di babak 16 Besar, Norwegia sudah ditunggu juara dunia lima kali, Brasil.

Baca Juga:  Kalah Adu Tendangan Penalti Belanda Susul Jerman Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Maroko Lolos ke 16 Besar

Sukses The Vikings menembus 16 Besar ini menyamai rekor pada Piala Dunia 1938 dan 1998. Hanya saja, waktu itu babak 16 besar merupakan fase pertama sistem gugur.

Pada Piala Dunia 2026 yang meloloskan 48 tim, babak 16 Besar merupakan fase kedua sistem gugur. Itu sebabnya, raihan lolos ke 16 Besar kali ini merupakan rekor terbaru Norwegia.

Laga Norwegia melawan Pantai Gading di Piala Dunia 2026 ini merupakan pertemuan pertama kedua tim di Piala Dunia.

Baca Juga:  Brasil Susah Payah Kalahkan Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026, Brasil di 16 Besar Tunggu Pemenang Pantai Gading Vs Norwegia

Tampil disaksikan langsung 69.665 penonton di stadion, Norwegia mendapat pressing ketat dari Pantai Gading diĀ  babak pertama.

Ini membuat tim asuhan Stale Solbakken kesulitan mengembangkan permainan. Bahkan di babak pertama bomber mereka Erling Haaland minim mendapat pasokan bola.

Pemain muda berusia 21 tahun Antonio Nusa yang bermain di klub Bundesliga Jerman, RB Leipzig memecah kebuntuan dengan mencetak gol menit 39.

Cukup indah gol Nusa ini. Dari pojok kanan kotak penalti Pantai Gading, Nusa melepas tendangan. Bola melambung, melengkung menerpa tiang dua dan memantul masuk. Kiper Pantai Gading, Yahia Fofana berusaha menepis bola, namun gagal menjangkau.

Tekanan Pantai Gading di babak kedua kian gencar. Norwegia lebih banyak bertahan. Erling Haaland pun kembali minim mendapat pasokan bola. Bahkan pemain Manchester City itu beberapa kali turun ikut membantu lini pertahanan.

Baca Juga:  Ini Jadwal Pertandingan Lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Serangan Pantai Gading menit 54 nyaris membuahkan gol. Diawali tendangan Guela Doue dari garis kotak penalti, bola mengenai kaki Alexander Sorloth.

Bola rebound disambar tendangan keras Nocolas Pepe dari dalam kotak penalti. Kali ini bola mengenai kaki kiper Norwegia Orjan Nyland dan bola memantul ke lapangan permainan.

Upaya Pantai Gading menyamakan kedudukan terwujud menit 74 dari gol indah yang dicetak Amad Diallo. Sebelum mencetak gol, Diallo berhasil melewati tiga pemain.

Usai menyamakan kedudukan, Pantai Gading menurunkan tempo permainan. Pressing mereka tidak seketat sebelumnya.

Ini membuat permainan Norwegia berkembang. Beberapa kali ancaman dilakukan Erling Haaland dkk ke gawang Pantai Gading.

Puncaknya menit 86 serbuan Patrick Berg yang menembus sisi kiri pertahanan Pantai Gading berhasil melepas umpan tarik ke mulut gawang. Tanpa kesulitan bola langsung diteruskan Haaland dengan sekali sentuh menjebol gawang Pantai Gading.

Ini menjadi gol kelima Haaland di Piala Dunia 2026, sekaligus menempel ketat striker Argentina Lionel Messi yang mencetak enam gol dalam persaingan perburuan gelar top skor.

Ahmad Diallo nyaris membuat brace pada laga ini. Namun, bola tendangan bebas Diallo menit 90+5 yang mengarah ke pojok kanan atas ditepis kiper Orjan Nyland dan hanya melahirkan tendangan penjuru.

Ini menjadi peluang terakhir di laga ini, sekaligus menutup pertandingan dengan skor 2-1 untuk kemenangan Norwegia.

Buntut kekalahan ini Pantai Gading tersingkir dari Piala Dunia 2026, menyusul sesama tim dari Afrika, Afrika Selatan dan Jerman serta Belanda dan Jepang. (es)