Pengecoran Kelima Rupang Buddha Nusantara di Vihara Dhamma Jaya Surabaya Dihadiri 43 Bhikkhu Sangha
SURABAYA, SURYAKABAR.com – Sebanyak 43 Bhikkhu Saṅgha, 15 Sāmaṇera dan 15 Aṭṭhasīlanī menghadiri Pengecoran Kelima Rupang Buddha Nusantara Bhūmisparsa Mudrā dalam rangka memperingati Tahun Kencana Setengah Abad Saṅgha Theravāda Indonesia.
Kegiatan ini dilaksanakan di enam lokasi yang mewakili umat Buddha di seluruh Indonesia. Upacara pengecoran kelima digelar di Vihāra Dhamma Jaya, kawasan Jalan Bulu Jaya V, Lontar, Sambikerep, Surabaya, Minggu (17/5/2026) sore hingga malam.
Upacara pengecoran kelima ini dipimpin Wakil Kepala Saṅgha Theravāda Indonesia Bhikkhu Sri Subalaratano Mahāthera, serta dihadiri Ketua Umum Pengecoran Rupang Buddha Nusantara Bhikkhu Atthadhīro Thera, dan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama Drs Supriyadi MPd.
Upacara diawali dengan Persembahan Puja, penyalaan lilin dan dupa, Namakara Patha, penyerahan logam ke perajin, Pancasila Aradhana, Aradhana Paritta, hingga Dhammadesana Aradhana.
Ketua Umum Pengecoran Rupang Buddha Nusantara Bhikkhu Atthadhīro Thera mengatakan, Rupang Buddha Nusantara ini simbolisasi bumi menjadi saksi kebajikan adalah replika Rupang Buddha yang ditemukan di reruntuhan komplek Candi Sewu (abad ke-8) di Jawa Tengah pada Mei 2025.
“Upacara pengecoran ini menjadi simbol persatuan bagi umat Buddha dalam peringatan setengah abad Saṅgha Theravāda Indonesia sebagai Rupang Buddha yang berharga, monumental, serta historikal,” ujarnya.
Selain itu, logam yang digunakan dalam pengecoran ini sepenuhnya adalah donasi dari umat Buddha. “Selain itu, dalam upacara ini umat juga turut bertekad dengan niat yang luhur disertai dengan lantunan doa (Paritta Suci) oleh para Bhikkhu yang hadir sebanyak 43 Bhikkhu dari Saṅgha Theravāda Indonesia,” ungkapnya.
Bhikkhu Atthadhīro menjelaskan, Rupang Buddha Nusantara dengan tinggi lima meter akan dibangun dan disemayamkan untuk mengenang dan menumbuhkan keyakinan terhadap Guru Agung Buddha.
Selain itu, Rupang Buddha Nusantara akan ditampilkan sebagai objek puja di Vihara Bhumi Dhamma Nusantara di Ibu Kota Nusantara (IKN) Kalimantan Timur.
“Rupang yang telah selesai akan ditampilkan pada puncak acara Tahun Kencana Setengah Abad Saṅgha Theravāda Indonesia di Indonesia Convention Exhibition (ICE) Bukit Serpong Damai (BSD), Tangerang Selatan pada 13 Desember 2026,” jelasnya.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama Drs Supriyadi MPd mengatakan, kegiatan ini menjadi salah satu program yang dikembangkan Kementerian Agama, yakni Moderasi Beragama. Menurutnya, salah satu indikatornya adalah komitmen kebangsaan dan juga mencintai budaya lokal.
“Salah satu hal bahwa agama Buddha pernah memberikan pengaruh peradaban bagi bangsa Indonesia ini sendiri, maka kami hadir. Para umat Buddha Theravāda khususnya sebagai bagian untuk mencintai indonesia dan mengingat akan budaya lokal,” terangnya.
Pengecoran Rupang Buddha Nusantara dilaksanakan di enam wilayah perwakilan Nusantara, yakni Pulau Sumatera di Vihāra Mahasampatti Medan pada 18 Januari 2026, Pulau Kalimantan di Vihāra Muladharma Samarinda pada 1 Februari 2026, dan Pulau Bali di Vihāra Buddha Sakyamuni pada 8 Maret 2026.
Kemudian, Pulau Sulawesi di Vihāra Karuna Dipa Palu pada 12 April 2026, Pulau Jawa di Vihāra Dhamma Jaya Surabaya pada 17 Mei 2026, dan Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta di Vihāra Jakarta Dhammacakka Jaya pada 21 Juni 2026. (aci)

