Lebaran 2026
SGN Berangkatkan 400 Peserta Mudik Gratis Menuju 6 Kota di Pulau Jawa hingga Jakarta

SURABAYA, SURYAKABAR.com – PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) kembali menggelar program Mudik Lebaran Gratis bagi masyarakat umum, Selasa (17/3/2026).

Kali ini, SGN memberangkatkan 400 orang menggunakan 10 unit bus menuju enam kota tujuan di Pulau Jawa hingga Jakarta.

Peserta dilepas Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama SGN Hariyanto bersama jajaran manajemen, serta Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur di pelataran Jembatan Merah Plaza, Kota Lama Surabaya.

Hariyanto mengatakan, program mudik bersama bertajuk Mudik Aman 2026 Berbagi Harapan ini sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan manfaat bagi masyarakat.

Tahun ini, SGN menjalankan program mudik bersama secara mandiri dengan cakupan peserta yang lebih luas.

Baca Juga:  UMSURA Gagas Tiket Mudik Berdampak, Beri Diskon 50 Persen Biaya Daftar Kuliah

Menurutnya, program ini merupakan agenda rutin yang setiap tahun dilaksanakan perusahaan BUMN tersebut untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman saat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.

“Tahun ini, kami memberangkatkan sekitar 400 peserta dengan 10 armada bus menuju enam kota tujuan. Kota-kota tersebut antara lain Banyuwangi, Pacitan, Trenggalek, Yogyakarta, Semarang, hingga Jakarta,” ujarnya.

Menurutnya, pemilihan kota tujuan dilakukan dengan mempertimbangkan titik-titik perjalanan yang memungkinkan peserta turun di beberapa kota di sepanjang rute. Sehingga, peserta yang memiliki tujuan di kota-kota perlintasan tetap dapat memanfaatkan fasilitas mudik bersama ini.

Baca Juga:  Jelang Lebaran, Ratusan Driver Ojol Janda di Sidoarjo Terima Parcel dan Sembako dari Wabup Mimik Idayana ​

“Misalnya, peserta yang tujuannya di Salatiga bisa ikut bus tujuan Semarang dan turun di tengah perjalanan. Kami memilih kota tujuan yang berada di ujung rute agar bisa menjangkau lebih banyak daerah,” ungkapnya.

Dari enam kota tersebut, tujuan dengan jumlah peserta terbanyak adalah Yogyakarta dan Banyuwangi. Hal ini dinilai wajar, mengingat banyak peserta berasal dari wilayah Jawa Timur yang hendak pulang ke daerah tersebut.

Hariyanto menegaskan, selain membantu masyarakat pulang kampung, program Mudik Gratis juga diharapkan dapat membantu mengurangi kepadatan lalu lintas menjelang Lebaran.

Dengan jadwal keberangkatan yang lebih terencana, perjalanan mudik diharapkan menjadi lebih tertib dan tidak menumpuk pada waktu-waktu tertentu.

“Selain kenyamanan, yang paling utama adalah faktor keamanan. Semua armada telah dipastikan dalam kondisi layak jalan, jadwal perjalanan diatur dengan baik, serta fasilitas penunjang juga kami siapkan,” tegasnya.

Baca Juga:  RSUD Dokter Soetomo Siagakan Lebih 7.000 Tenaga Kesehatan selama Libur Lebaran 2026

Untuk mendukung keamanan perjalanan, SGN juga menyiapkan tenaga medis serta perlengkapan logistik bagi para peserta selama perjalanan.

Para pemudik juga dibekali sejumlah perbekalan dan produk dari perusahaan. “Jadi bukan hanya nyaman sampai tujuan, tetapi juga aman selama perjalanan,” katanya.

Rute perjalanan juga dirancang agar memudahkan peserta yang ingin turun di sejumlah kota di sepanjang jalur utara Jawa.

Bus diarahkan melewati jalur Gresik hingga Lasem, sehingga memudahkan peserta yang menuju kota-kota di wilayah tersebut tanpa harus melalui rute yang menyulitkan.

Regy Adam Perdana, salah satu peserta mudik mengaku, senang dan terbantu dengan adanya program Mudik Gratis SGN ini. Sebab, biasanya ia bersama istri dan tiga anaknya harus mengantre di terminal bus dan tidak jarang harus berebut dan berdesakan dengan penumpang lainnya.

“Selain aman dan nyaman, mengikuti mudik gratis ini juga lebih hemat biaya dan pengeluaran selama perjalanan. Senangnya lagi, ini kami langsung diberi goodie bag berisi kaos, kue, makanan kecil, minuman sampai obat-obatan,” pungkasnya. (aci)