Berita Sidoarjo
Polresta Sidoarjo Kerahkan 250 Personel, Operasi Keselamatan Semeru 2026 Digelar hingga 15 Februari

SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Polresta Sidoarjo mengerahkan 250 personel gabungan dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026 guna meningkatkan ketertiban dan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

Operasi tersebut diawali Apel Gelar Pasukan di Mako Polresta Sidoarjo, Senin (2/2/2026) sebagai bentuk kesiapan pengamanan di wilayah Kabupaten Sidoarjo. Operasi Keselatan Semeru 2026 berlangsung, 2-15 Februari 2026.

Personel yang diterjunkan berasal dari berbagai unsur, yakni Polri, TNI, Satpol PP, serta Dinas Perhubungan (Dishub). Keterlibatan lintas instansi ini diharapkan mampu mendukung kelancaran pelaksanaan operasi di lapangan.

Wakil Kepala Polresta Sidoarjo, AKBP M Zainur Rofik, menegaskan, apel pasukan menjadi langkah awal untuk memastikan kesiapan seluruh personel beserta sarana pendukung sebelum operasi dimulai.

Baca Juga:  Polresta Sidoarjo Gelar Operasi Zebra Semeru 2025, Ini Jadwalnya

“Pada pagi hari ini kita melaksanakan kegiatan gelar pasukan dalam rangka memastikan kesiapan pelaksanaan Operasi Keselamatan. Operasi ini akan berlangsung sampai tanggal 15 Februari. Kesiapan mulai dari personel hingga sarana pendukung sudah kami siapkan,” kata Rofik, usai melaksanakan apel, Senin (2/2/2026) pagi.

Ia menjelaskan, pihaknya menggandeng lintas instansi agar pengamanan dan pengawasan lalu lintas berjalan optimal.

Menurutnya, fokus utama Operasi Keselamatan Semeru 2026 bukan hanya penindakan pelanggaran, tetapi membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Ruwatan Desa Sedenganmijen, Kecamatan Krian Sidoarjo, Meriah, Warga Berebut Gunungan Tempe Raksasa dan Hasil Pertanian

“Sasaran kita adalah meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bagaimana berlalu lintas di jalan agar lebih tertib dan lebih menghargai pengguna jalan lainnya,” katanya.

Polresta Sidoarjo berharap, operasi ini dapat menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih tertata menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat, yang identik dengan peningkatan mobilitas masyarakat.

“Kami berharap situasi di jalan raya menjelang Operasi Ketupat nanti sudah lebih tertib dan teratur,” tambahnya.

Baca Juga:  Perumda Delta Tirta Sidoarjo Genjot Digitalisasi dan SCADA, Percepat Layanan Air Bersih untuk Warga

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk mengutamakan keselamatan dan saling menghargai saat berkendara demi menekan risiko kecelakaan di jalan raya.

“Kami menghimbau seluruh masyarakat Sidoarjo, mari kita sama-sama menghargai dan peduli keselamatan di jalan raya. Tidak sekadar hati-hati, tetapi juga menghargai semua pengguna jalan demi keselamatan bersama,” pungkasnya. (sat)