KAI Commuter Wilayah 8 Surabaya Gelar Edu-Trip Ajak Anak Stunting

SURABAYA, SURYAKABAR.com – KAI Commuter Wilayah 8 Surabaya bersama Kecamatan Tambaksari Surabaya menggelar Edu-Trip, yakni sosialisasi dan edukasi dalam program C-Taditur, Selasa (23/12/2025).

Kegiatan pengenalan transportasi publik khususnya kereta Commuter Line ini dilakukan bersama anak-anak PAUD dengan status stunting di 8 kelurahan wilayah Kecamatan Tambaksari, Surabaya.

Delapan kelurahan tersebut, yakni Kelurahan Dukuh Setro, Kapas Madya Baru, Gading, Pacarkeling, Pacarkembang, Ploso, Rangkah dan Tambaksari.

Kegiatan ini dipusatkan di Stasiun Surabaya Gubeng dan dihadiri istri Wali Kota Surabaya Rini Indriyani. Acara ini merupakan salah satu program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJLS) perusahaan yang diberikan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) kepada Kecamatan Tambaksari Surabaya dan KAI Commuter.

Baca Juga:  17 Ribu Lebih Tiket Kereta Api Diskon 30% Terjual di Stasiun Malang Jelang Nataru 2025/2026

Stunting merupakan kondisi di mana anak-anak mengalami tidak normalnya tumbuh kembang pada masa pertumbuhan.

Hal ini bukan sekadar masalah kesehatan individu, melainkan tantangan nasional yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia dan masa depan bangsa. Untuk itu, melalui kegiatan ini, edukasi dan pengenalan transportasi Commuter Line diharapkan bisa mendukung penurunan status stunting pada anak-anak.

Direktur Operasi dan Pemasaran KAI Commuter Heri Siswanto mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk komitmen KAI Commuter untuk mendukung program pemerintah dalam menuntaskan status stunting dan pencegahan balita pra-stunting menjadi stunting.

Baca Juga:  Stasiun Boharan dan Kedinding Sumbang Kenaikan 37 Persen Pengguna Commuter Line sejak Lima Bulan Beroperasi

“Selain itu, KAI Commuter juga melalui kegiatan Edutrip dan C-Taditur ini, berupaya untuk terus mengenalkan dan mendekatkan Commuter Line sebagai transportasi publik yang aman untuk digunakan anak-anak,” ujarnya.

Rini dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kerja sama antara KAI Commuter dengan Pemkot Surabaya.

“Kegiatan ini merupakan aktivitas luar ruang yang sangat baik untuk tumbuh kembang anak dan pengenalan transportasi publik Commuter Line,” ungkapnya.

Selanjutnya, sebanyak 65 anak-anak dengan status stunting dan pra-stunting diajak naik Commuter Line Jenggala dari Stasiun Surabaya Gubeng menuju Stasiun Indro.

Baca Juga:  SGN Komitmen Percepat Swasembada Gula Nasional dengan Perluasan Areal dan Akselerasi Tanam Tebu

Selama perjalanan, anak-anak akan dikenalkan oleh para petugas yang melayani perjalanan Commuter Line maupun aturan dan ketentuan saat naik Commuter Line.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan, kegiatan edukasi ini dilakukan secara menyenangkan dan interaktif, sehingga anak-anak dapat belajar sambil bermain.

KAI Commuter juga kembali mengingatkan agar anak-anak senantiasa mencintai transportasi Commuter Line, salah satunya dengan tidak melakukan vandalisme pada kereta dan fasilitas perkeretaapian lainnya.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi langkah kecil yang berdampak besar bagi masa depan anak-anak Indonesia,” pungkasnya. (aci)