Nataru 2025/2026
Jelang Nataru, KAI Daop 8 Surabaya Siapkan 138 Petugas Tambahan dan 449.352 Tempat Duduk
SURABAYA, SURYAKABAR.com – Menghadapi masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya menyiapkan 56 lokomotif, 16 KRDI, 60 kereta pembangkit, dan 454 unit kereta.
Selain itu, juga menerjunkan 138 petugas tambahan, yang terdiri dari 10 personel wilayah pemantauan daerah khusus, 34 petugas pemeriksa jalur, dan 94 penjaga perlintasan di seluruh wilayah Daop 8 Surabaya.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono mengatakan, untuk mengakomodasi tingginya mobilitas masyarakat, pihaknya menyediakan kapasitas angkut rata-rata 24.964 tempat duduk per hari, atau total 449.352 tempat duduk selama masa Angkutan Nataru.
Kapasitas tersebut terdiri dari 386.064 tempat duduk KA Reguler dan 63.288 tempat duduk KA Tambahan. “Setiap harinya, KAI Daop 8 Surabaya mengoperasikan 58 perjalanan kereta api, meliputi 51 KA Reguler dan 7 KA Tambahan, guna memberikan fleksibilitas pilihan jadwal perjalanan bagi pelanggan,” ujar Mahendro saat gelar Apel Gelar Pasukan Operasi Angkutan Nataru yang dipimpin langsung EVP KAI Daop 8 Surabaya Daniel Johanes Hutabarat, di halaman Kantor Daop 8 Surabaya, Kamis (18/12/2025).
Mahendro menyebut, Apel Gelar Pasukan ini sekaligus menandai dimulainya Posko Angkutan Nataru yang berlangsung selama 18 hari, mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
“Posko ini menjadi pusat pengendalian operasional untuk memastikan seluruh layanan kereta api berjalan optimal selama periode libur akhir tahun,” ungkapnya.
Mahendro menjelaskan, pada aspek prasarana, KAI Daop 8 Surabaya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dengan menetapkan tujuh lokasi Daerah Pantauan Khusus (Dapsus), terdiri dari satu lokasi di lintas utara dan enam lokasi di lintas selatan. Pemantauan dilakukan secara intensif dan berkelanjutan untuk memastikan perjalanan kereta api tetap aman dan lancar.
“Sebagai langkah preventif, kami melakukan pemeriksaan intensif jalur rel, jembatan, dan sistem drainase, serta memantau titik-titik rawan banjir, longsor, dan amblesan. Petugas prasarana beserta material dan peralatan siaga telah disiapkan untuk respons cepat apabila terjadi gangguan,” jelasnya.
Dari sisi keamanan, KAI Daop 8 Surabaya menempatkan 664 personel keamanan internal yang diperkuat 69 petugas keamanan eksternal dari unsur TNI dan Polri.
Pengamanan dilakukan melalui patroli rutin, kolaborasi dengan aparat kewilayahan, sidak serentak, serta pemantauan CCTV yang beroperasi 24 jam di area stasiun dan jalur kereta api.
“Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak dini, memanfaatkan layanan resmi penjualan tiket, serta mematuhi aturan yang berlaku demi keselamatan dan kenyamanan bersama. KAI Daop 8 Surabaya siap menjadi pilihan transportasi andalan masyarakat selama libur Nataru,” pungkasnya. (aci)


