Ribuan Siswa Al-Falah Darussalam Tropodo Sidoarjo Gelar Salat Gaib dan Galang Donasi untuk Korban Bencana Sumatera
SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Ribuan murid mulai SD hingga SMP di bawah naungan Lembaga Pendidikan Al-Falah Darussalam Tropodo, menggelar salat gaib dan aksi penggalangan donasi untuk korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di wilayah tiga provinsi di Sumatera, Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Utara. Kegiatan ini digelar di Masjid Darussalam, Jumat (5/12/2025) pagi.
Para murid antusias mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari salat gaib, doa bersama, hingga pengumpulan donasi. Syaibas Darma Saputra, siswa kelas IX, mengaku tergerak untuk ikut memberikan donasi dari uang sakunya sendiri.
Ia mengatakan, informasi mengenai banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera membuatnya merasa sedih dan ingin membantu.
“Kami menyisihkan uang jajan selama seminggu buat disumbangkan. Semoga bantuan kecil ini bisa meringankan saudara-saudara kita yang sedang terkena musibah,” ujarnya.
Menurutnya, aksi kepedulian seperti ini menjadi pengingat, para siswa hidup berdampingan dengan banyak orang dan punya tanggung jawab sosial untuk saling membantu. “Kami mungkin jauh dari lokasi bencana, tapi empati dan doa tetap bisa kami kirimkan,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Al-Falah Darussalam Tropodo, Ali Effendi, mengatakan, kegiatan ini menjadi bagian dari pendidikan karakter bagi para siswa. Pihak sekolah ingin menanamkan nilai kemanusiaan, kepedulian, solidaritas serta menanamkan empati sejak dini.
“Salat gaib dan penggalangan donasi ini bukan sekadar kegiatan rutinitas, tapi cara kami mengajarkan anak-anak arti gotong royong dan tolong-menolong dalam ajaran Islam,” jelasnya.
Ia menambahkan, seluruh donasi yang terkumpul akan disalurkan ke titik-titik terdampak bencana melalui lembaga resmi.
“Kami pastikan bantuan ini sampai kepada para korban yang membutuhkan. Semoga bisa menjadi amal jariyah bagi seluruh pihak yang berpartisipasi,” tegasnya.
Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh, menelan ratusan korban jiwa.
Pada Kamis (4/12/2025) malam, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis, jumlah korban meninggal dunia mencapai 836 orang dan 518 orang hilang. (sat)





