Berita Sidoarjo
Wilayah Sidoarjo dan Surabaya Berpotensi Diguyur Hujan Lebat Tiga Hari ke Depan
SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Warga di Jawa Timur, khususnya Sidoarjo dan Surabaya diminta waspada. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda memperingatkan potensi cuaca ekstrem di wilayah Jawa Timur khususnya Sidoarjo dalam tiga hari ke depan.
Prakirawan BMKG Juanda Swasti Ayudia menuturkan, sebagian besar wilayah Jawa Timur kini sudah memasuki musim hujan. Dalam beberapa hari ke depan, aktivitas atmosfer di atas Jawa Timur diprediksi meningkat signifikan.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama terhadap dampak bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang,” ujar Swasti, Kamis (13/11/2025).
Menurutnya, potensi hujan lebat ini dipicu pola siklonik di Samudra Hindia selatan Pulau Jawa yang membentuk daerah konvergensi di wilayah Jawa Timur. “Kondisi tersebut mendorong pertumbuhan awan hujan di sejumlah daerah, termasuk Sidoarjo dan Surabaya,” terangnya.
Selain itu imbuhnya, gangguan gelombang atmosfer seperti Madden Julian Oscillation (MJO), Kelvin, dan Low Frequency yang melintas di atas Jawa Timur turut memperkuat pembentukan awan konvektif.
“Faktor lain yang mendukung adalah suhu muka laut hangat di perairan selatan Jawa Timur hingga Selat Madura, sekitar 28–31 derajat Celsius, dengan anomali positif hingga +1,5 derajat. Ini menandakan penguapan tinggi yang berpotensi menambah curah hujan,” jelas Swasti.
Pihaknya juga mencatat nilai Outgoing Longwave Radiation (OLR) negatif di wilayah Jawa Timur pada 13–19 November 2025. Nilai ini menunjukkan tutupan awan cukup signifikan, terutama di kawasan pesisir utara seperti Surabaya dan Sidoarjo.
“Artinya, dalam tiga hari ke depan, kedua wilayah itu berpotensi diguyur hujan lebat disertai petir dan angin kencang, terutama pada siang hingga sore hari,” ucapnya.
Ia mengimbau masyarakat agar lebih waspada, khususnya di daerah rawan banjir dan pohon tumbang. Swasti juga meminta masyarakat dan instansi terkait untuk aktif memantau perkembangan cuaca melalui citra radar WOFI di laman resmi BMKG.
Di Sidoarjo, pada awal musim penghujan kali ini, beberapa wilayah terdampak banjir. Beberapa pohon juga dilaporkan tumbang. Tidak ada korban jiwa maupun terluka. (sat)



