Lebaran 2025
21 Ribu Sepeda Motor Menyeberang ke Sumatera H-3 Jelang Lebaran 2025, Menhub Dudy Pastikan Kelancaran di Pelabuhan Ciwandan Cilegon
CILEGON, SURYAKABAR.com – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meninjau Pelabuhan Ciwandan di kawasan Cilegon, Banten, H-3 jelang Lebaran 2025.
Menhub Dudy ingin memastikan kembali kelancaran pengelolaan arus mudik di pelabuhan tersebut, seiring meningkatnya jumlah pemudik yang menyeberang ke Pulau Sumatera.
Berdasarkan data yang dihimpun PT ASDP, jumlah kendaraan roda dua yang telah menyeberang ke Pulau Sumatera pada H-3 mencapai angka 21.863 unit. Adapun jumlah kapal yang beroperasi sebanyak 53 unit.
“Sama seperti kemarin dan juga beberapa hari yang lalu, saya ingin memastikan kelancaran para pemudik yang akan naik ke kapal di Pelabuhan Ciwandan. Saya ingin memastikan, pelayanan terhadap pemudik sudah dilakukan dengan baik, sehingga para pemudik dapat merasa aman dan nyaman selama berada di pelabuhan maupun di dalam kapal. Prediksi puncak mudik hari ini ada sekitar 21.863 kendaraan roda dua yang menyeberang ke Sumatera,” ujar Menhub Dudy di Pelabuhan Ciwandan, Cilegon, Banten, Sabtu (29/3/2025) dini hari.
Menhub Dudy menyampaikan, kepadatan di Pelabuhan Ciwandan pada H-3 jelang Lebaran masih berada dalam tahap wajar. Menurutnya, para pemudik hanya mengantre untuk masuk ke dalam kapal dan tidak terjadi penumpukan di luar area pelabuhan.
Menhub Dudy juga menuturkan, sejak kemarin dirinya sudah memprediksi, akan terjadi kepadatan di Pelabuhan Ciwandan pada H-3 jelang Lebaran. Namun demikian, pihaknya sudah menyiapkan langkah-langkah strategis untuk mengurai kepadatan, salah satunya dengan menerapkan delaying system.
Menhub Dudy berjanji akan melakukan evaluasi secara menyeluruh apabila terdapat pelayanan yang kurang maksimal kepada pemudik.
“Sejauh ini pelayanan yang diberikan operator dan para petugas di lapangan sudah sangat memadai jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Kami akan selalu terbuka untuk melakukan evaluasi,” terangnya.
Terkait ketersediaan kapal, Menhub Dudy menyebutkan, penambahan kapal mungkin saja dilakukan dengan melihat situasi dan kondisi di lapangan. Apabila terjadi lonjakan penumpang yang signifikan, maka penambahan kapal akan dilakukan.
“Sampai saat ini kebijakan untuk menambah jumlah kapal belum dilakukan. Pasalnya, armada yang beroperasi saat ini sudah cukup untuk mengangkut para pemudik. Intinya, kami akan memastikan, dermaga tidak boleh kosong, kapal harus selalu tersedia,” ungkap Menhub Dudy.
Menhub Dudy menambahkan fasilitas di Pelabuhan Ciwandan sudah cukup memadai untuk melayani para pemudik. Fasilitas yang tersedia meliputi tempat istirahat, ruang bermain anak, pos kesehatan, bengkel, hingga warung UMKM. Masyarakat bisa memanfaatkannya setiap waktu.
Menhub Dudy turut pula menyapa para pemudik dan membagi-bagikan bingkisan kepada mereka. Ia juga sempat mencicipi makanan yang disediakan di dapur umum milik Kepolisian.
Menhub mengimbau seluruh stakeholder agar terus bersinergi untuk memastikan pengelolaan arus mudik dan balik Lebaran di Pelabuhan Ciwandan dapat berlangsung dengan baik serta lancar.
“Saya berharap semoga para pemudik dapat menikmati perjalanan dengan nyaman dan bisa tiba di kampung halaman dengan selamat,” pungkasnya.
Turut hadir dalam peninjauan ini, Gubernur Banten Andra Soni, Kapolda Banten Suyudi, Ketua DPRD Kota Cilegon Rizki Khairul, dan Staf Ahli Bidang Hukum dan Reformasi Birokrasi Perhubungan Hermanta. (*)