Berita Sidoarjo
Rumah Tohari yang Terbakar Selesai Direnovasi, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Serahkan Kunci Rumah
SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Tohari, warga Dusun Balongpoh, Desa Kedungrejo, Kecamatan Waru, Sidoarjo terlihat gembira dan bersyukur, karena rumahnya dapat ditempati kembali setelah Februari 2023 lalu terbakar akibat korsleting listrik.
Tidak ada yang tersisa dari rumah berukuran 5×10 m² yang ditempatinya itu. Kini Tohari bisa tersenyum dengan bantuan program bedah rumah dari Baznas Sidoarjo yang bekerjasama dengan BPBD Sidoarjo. Rumahnya di RT 14 RW III kini kembali berdiri bagus.
Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor mendatangi rumah Tohari dan secara simbolis menyerahkan kunci rumah Tohari. Kedatangan bupati yang akrab dipanggil Gus Muhdlor itu sekaligus syukuran menempati rumah Tohari yang baru diperbaiki.
Gus Muhdlor mengatakan, program seperti ini bentuk kehadiran pemerintah kepada warganya. Pemkab Sidoarjo akan selalu hadir saat warganya mengalami kesusahan. Seperti halnya yang dialami warga Desa Kedungrejo Waru yang mengalami musibah kebakaran ini.
BACA JUGA:
“Kami berusaha sekuat tenaga untuk hadir ketika warganya membutuhkan atau kesusahan,” tuturnya, Rabu (22/3/2023).
Gus Muhdlor mengapresiasi kerjasama dalam pelaksanaan program bedah rumah kali ini antara Baznas Sidoarjo dengan BPBD Sidoarjo dapat bersinergi merealisasikan program tersebut.
Menurutnya sinergi seperti ini penting dilakukan karena akan mempercepat bantuan yang diberikan kepada warga. Ia juga mengapresiasi pihak lain yang turut membantu warga yang mengalami musibah seperti yang dilakukan Lazisnu Sidoarjo.
“Kita bisa membantu secara cepat dengan saling bekerjasama, seperti bencana puting beliung yang pernah terjadi, BPBD, Baznas hadir semua saat kejadian,” ucapnya.
Ketua Baznas Sidoarjo Chasbil Azis Salju Sodar mengatakan, realisasi program bedah rumah milik Tohari hasil gotong royong dari berbagai pihak.
Tidak hanya dari BPBD Sidoarjo saja, namun juga dari pihak Desa Kedungrejo serta Lazisnu Sidoarjo. Anggaran pengerjaannya mencapai Rp 47 juta lebih. Pengerjaannya dilakukan selama 21 hari.
“Karena plavon program bedah rumah kita hanya Rp 20 juta, kami koordinasi dengan BPBD Sidoarjo dan pihak Desa Kedungrejo serta Lazisnu Sidoarjo yang juga membantu, kita gotong royong, kerjasama merealisasikan program bedah rumah milik bapak Tohari,” urainya.
Kepada Pemkab Sidoarjo, Tohari mengucapkan terima kasih. Bantuan yang diterimanya ia anggap bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat kecil seperti dirinya.
Ia akui untuk membangun kembali rumahnya yang habis terbakar sangatlah berat. Pekerjaannya sebagai pelaku seni dirasa tidak akan mampu bila harus membangun kembali rumahnya.
“Kalau saya pribadi membangun rumah ini tidak mampu, Alhamdulillah dibantu pemerintah,” ucapnya. (sat)