Guru SD di Sidoarjo Sukses Jalankan Aneka Usaha Coklat
SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Seorang pelaku usaha rumahan di Sidoarjo sukses mengembangkan aneka usaha cokelat. Sejak 2017, Hani, sapaan Hani Marliyah memulai usaha yang hingga kini terus berkembang dan dikenal masyarakat luas.
Hani mengungkapkan, ide mengembangkan usaha coklat yang kini dinamai Odong’s Choco itu, muncul saat ia sering berbagi coklat kepada siswa di kelas.
“Dulu saat saya mengajar di ruang kelas, sering saya berbagi coklat ke siswa yang berani menyelesaikan tugas sekolah kepada saya di depan kelas. Mereka yang berani, saya kasih hadiah coklat,” kata Hani, yang juga seorang guru SD di Sidoarjo kepada suryakabar.com, Senin (14/2/2022).
“Ketika saya tidak membawa coklat, siswa-siswa suka menagih, minta dibawakan coklat. Saya bawakan, tapi juga saya coba titipkan ke kantin sekolah. Tak disangka laris. Bawa 100 biji terjual habis,” sambungnya.
Saat awal-awal dulu, Hani membentuk coklat secara sederhana menyerupai buah-buahan. Setelah melihat peluang bisnis produksi coklat ini bagus, Hani belajar mengkreasi bentuk coklat agar lebih menarik.
BACA JUGA:
“Yang awalnya hanya berbentuk buah-buahan, mulai saya coba bikin bentuk lain. Seperti bunga, dan berbagai karakter lainnya. Alhamdulillah, berkat ketelatenan, dan dukungan suami, hasil kreasi coklat makin laris manis, dan cukup menambah penghasilan keluarga,” ujarnya.
Seiring berjalannya waktu, dan semakin banyak kreasi coklat yang dibikin, Hani mulai melakukan proses pemasaran, melalui fitur status WhatsApp, melalui akun sosial media (sosmed) facebook di akun Odong’s Choco dan di instagram, @odong_choco1.
Ada sejumlah kreasi coklat bikinannya, di antaranya buket coklat, parcel, hampers, souvenir ini ia banderol mulai Rp 65 ribu hingga Rp 250 ribu. Ada pun varian sederhana, hanya dibaderol Rp 2.500 ini yang biasanya ia titipkan di kantin sekolah dimana ia bekerja.
Hani berharap, usahanya tersebut dapat terus berkembang. Memiliki stand atau galery coklat sendiri untuk mempermudah pemasaran secara langsung. Selain itu, ia mengaku saat ini tengah belajar lebih jauh tentang cara memperluas jaringan dan pengembangaan bisnis.
Kata Hani, pelanggan Odong’s Choco semakin tumbuh, menjangkau wilayah Jawa Timur, khususnya Sidoarjo dan sekitarnya. Pelanggan Odong’s Choco ini, rata-rata datang dari kalangan remaja, lembaga, atau kalangan pebisnis.
“Rata-rata ramai pesanan dalam momen-momen tertentu dalam bentuk souvenir, buket, dan humpers. Biasanya acara lebaran, tahun baru, atau valentine day ini bisa produksi puluhan boks. Kalau di hari-hari biasa, masuk order dua sampai tiga boks per bulan. Nah, jika perorangan yang order biasanya untuk melukiskan ungkapan rasa sayang, atau ucapan selamat kepada seseorang yang sedang merayakan kesuksesan,” pungkasnya. (sty)