KORMI Kabupaten Pasuruan Gelar POR OPD untuk Gelorakan Olahraga Tradisional
PASURUAN, SURYAKABAR.com – Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Pasuruan untuk pertama kali menggelar Pekan Olahraga Organisasi Perangkat Daerah (POR OPD).
Olahraga yang dilombakan di POR OPD ini bukanlah olahraga prestasi, melainkan rekreasi, yakni olahraga tradisional (oltrad).
Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf (Gus Irsyad) dan Wakil Bupati, KH Abdul Mujib Imron (Gus Mujib) membuka POR OPD di Halaman Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, Sabtu (4/12/2021).
Ketua KORMI Kabupaten Pasuruan, Ny Lulis Irsyad Yusuf mengatakan, ada empat cabang oltrad yang dilombakan, bola tembak (boltem), tower, uncal bola (calbol), dan jemparingan.
Seluruh cabor tersebut tidak memiliki risiko yang besar seperti oltrad yang dilombakan, mulai dari egrang, dagongan, lompat batu dan cabor oltrad lainnya.
“Yang penting sesuai motto KORMI, yakni sehat, bugar, gembira, luar biasa. Semua peserta happy dan ketawa-ketawa, karena ini olahraga rekreasi dan mengenang masa kecil atau remaja kita dulu,” kata Lulis di sela-sela acara dikutip laman Pemkab Pasuruan.
BACA JUGA:
Dijelaskannya, para peserta POR OPD terdiri dari Kepala OPD, Camat hingga guru olahraga SD dan SMP di Kabupaten Pasuruan. Bahkan, Bupati dan Wakil Bupati juga ikut berpartisipasi dalam cabor jemparingan serta tower, sehingga menambah keseruan pada acara tersebut.
“Terima kasih pada Pak Bupati dan Wakil Bupati yang ikut main jemparingan dan tower. Bener-bener menambah keseruan POR OPD ini,” terangnya.
Lebih lanjut Lulis menegaskan, bola tembak akan dijadikan ikon oltrad di Kabupaten Pasuruan. Untuk itu, ia meminta para camat se-Kabupaten Pasuruan agar menyosialisasikan bola tembak ke semua warga.
“Secara juknis sudah kita buatkan. Tinggal kita dengungkan ke seluruh penjuru di Kabupaten Pasuruan, agar oltrad semakin dikenal. Dan KORMI Kabupaten Pasuruan juga semakin diketahui masyarakat. Karena olahraganya asyik, banyak tertawa nya dan pemainnya belasan orang,” ucapnya.
Bupati Irsyad Yusuf berharap olahraga tradisional yang sudah dikenal, dapat terus dilestarikan. Khususnya dikenalkan pada anak-anak sedini mungkin, sehingga dapat mengalihkan perhatian anak yang kecanduan games (permainan) pada gadgetnya masing-masing.
“Kalau anak sudah suka oltrad, maka sudah pasti senang, sehingga bisa mengurangi kesibukan anak yang kecanduan main HP. Maka dari itu, mari kita gelorakan mulai dari anak-anak sampai orang dewasa,” harapnya.
Di akhir sambutannya, Gus Irsyad menilai oltrad di Kabupaten Pasuruan sudah mulai banyak yang mengenalnya melalui FORMI yang sekarang berganti nama menjadi KORMI. Ia pun berpesan agar para pengurus bisa terus semangat dan tak kendor dalam mengkoordinir para camat supaya oltrad bisa memasyarakat.
“Pemassalan oltrad harus dilakukan dengan penuh semangat dan pantang menyerah. Demi tujuan yang baik, yakni mengajak masyarakat mencintai olahraga tradisional,” tutupnya. (*)