Dinsos Provinsi Jatim Serahkan 12 Balita kepada COTA
SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jawa Timur (Jatim) menyerahkan 12 bayi dibawah lima tahun (balita) kepada Calon Orang Tua Angkat (COTA), Senin (16/11/2020).
Penyerahan dilakukannya di ruang aula Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Pelayanan Sosial Asuhan Balita (PSAB) Dinsos Provinsi Jatim, Jl Monginsidi Sidoarjo.
Kepala Dinsos Jatim, Dr Alwi MHum, mengatakan, penyerahkan secara langsung 12 anak binaan kepada para COTA itu untuk mendapatkan pengasuhan, perawatan, perlindungan dan pemenuhan hak-hak mereka selama enam bulan.
“Ini adalah bagian dari proses pelaksanaan pengangkatan anak atau adopsi,” kata Dr Alwi MHum kepada awak media termasuk suryakabar.com, Senin (16/11/2020).
Para COTA akan dinilai selama pelaksanaan pengasuhan sementara, lanjut Alwi. Jika balita yang diserahkan itu dinilai mendapat pengasuhan secara baik, pihaknya akan merekomendasikan pada Tim Pertimbangan Pengangkatan Anak (Tim PIPA).
“Jika meraka dinilai mampu mengasuh para balita itu, mereka akan mendapatkan izin pengangkatan anak. Ini sebagai salah satu syarat mendapatkan penetapan pengadilan,” terangnya.
BACA JUGA:
Menurut Alwi, untuk bisa mendapatkan anak asuh ini, para COTA telah melalui seleksi yang panjang di antaranya, seleksi administrasi, status, hingga perekonomian di keluarga.
“Sebelum mendapatkan anak asuh, COTA perlu berkunjung pada anak yang akan diasuhnya agar secara psikologis lebih tersambung antara anak dan COTA,” tuturnya.
Alwi berpesan kepada para COTA, agar selalu merawat, mengasuh, dan melindungi serta dipenuhi hak-hak mereka selayaknya anak kandung.
“Selanjutnya kami akan melakukan pemantauan secara berkala hingga anak-anak berumur 18 tahun,” imbuhnya.
Kepala UPT PSAB di Sidoarjo, Dwi Andini Sunarsih mengatakan, jumlah anak yang telah diadopdi sejak 2010 hingga Oktober 2020 sebanyak 326 anak.
Penyerahan balita kepada COTA, lanjut Dwi, sapaan Dwi Andini Sunarsih, sebagai upaya Pemprov Jatim dalam menangani bayi telantar serta memberikan perlindungan dan penghidupan yang layak.
“Para balita berasal dari Kediri, Malang, Gresik, Sumenep, Nganjuk, Jember, Tuban, Blitar, Sampang, dan Situbondo. Bahkan, ada yang dari Malaysia,” paparnya.
Salah satu perwakilan COTA, Hendra Wiratno beserta istri menyampaikan cerita singkat kedatangannya ke UPT PSAB Dinsos Jatim Sidoarjo. Pernikahan yang dilalui kedua pasangan ini sudah menginjak 11 tahun belum dikaruniai anak.
“Berbagai cara kami tempuh untuk memiliki anak, namun kehendak Allah melalui UPT PSAB Dinsos Jatim ini ada lembaran baru dengan adanya keinginan kehadiran anak di keluarga kami. Januari 2020, menjadi awal pertemuan dengan calon anak kami. Atas ridho Allah, cemistry kami terbangun dengan anak,” ujarnya yang merupakan COTA angkatan 23 tahun 2020. (sty)