Jelang Musim Penghujan, Komisi C Minta Pemkot Surabaya Rutin Cek Rumah Pompa
SURABAYA, SURYAKABAR.com – DPRD Kota Surabaya mendorong Pemkot Surabaya agar bersiaga mengantisipasi genangan air, mengingat saat ini memasuki musim penghujan.
Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya Baktiono mengatakan, meski saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19, dia berharap pemkot tetap melakukan pemeliharaan dan perbaikan fasilitas publik.
Dia mengakui, memang pada kondisi pandemi Covid-19 saat ini Pemkot Surabaya fokus memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
“Anggaran rutin untuk pemeliharaan kota tidak dipotong untuk Covid-19,” kata Baktiono, Kamis (13/8/2020).
Pemkot memiliki puluhan rumah pompa yang tersebar di berbagai titik wilayah Kota Surabaya. Menurut Baktiono, perawatan rumah pompa sangat penting dilakukan secara berkala. Ini sebagai upaya persiapan jika sewaktu-waktu terjadi luapan air hujan siap digunakan secara optimal. “Pompa harus dicek rutin agar siap setiap saat,” jelas Baktiono.
BACA JUGA:
Pada setiap rumah pompa, lanjut dia, dilengkapi peralatan genset. Ini untuk mengantisipasi listrik padam. Baktiono juga mengingatkan agar pemkot memastikan seluruh rumah pompa tidak kehabisan bahan bakar. Sebab, selama debit air sungai tinggi, pompa bisa menyala seharian. “Listrik dan genset harus disiapkan dan dicek. BBM (bahan bakar minyak) harus selalu penuh,” imbuhnya.
Berbagai upaya jauh-jauh hari juga sudah dilakukan pemkot dalam mengantisipasi terjadinya genangan di beberapa kawasan saat musim hujan.
Saat ini pemkot melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) Kota Surabaya gencar melakukan pengerukan sedimen. Ini dilakukan agar daya tampungnya semakin tinggi.
Salah salah satu pengerukan dilakukan adalah sungai Kali Mas. Penampungan air yang terletak di pusat kota ini sudah berminggu-minggu dikeruk. “Pengerukan sekitar lima meter. Yang tengah lebih dalam,” ujar operator ekskavator DPUBMP di bantaran sungai Kali Mas. (be)