Warga di Sidoarjo Bikin Pagar Kejujuran Rayakan Lebaran Ditengah Pandemi Covid-19

SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Sudah menjadi budaya dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri melakukan silaturahmi, berkunjung ke saudara atau tetangga terdekat. Tujuannya untuk saling maaf-memaafkan.

Tidak ketinggalan dalam merayakan Lebaran, budaya memberikan uang saku atau jajan kepada setiap tamu khususnya anak-anak. Seperti berlebaran di Sidoarjo ini, warga setempat sudah terbiasa menyiapkan uang pecahan untuk dibagikan.

Seorang warga Desa Kureksari, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Trisnadi mengatakan, tradisi di Sidoarjo saat Lebaran menukarkan uang pecahan ke bank untuk dibagikan ke sanak saudara atau tamu dari tetangga.

“Baik keponakan maupun warga yang datang halal bihalal dikasih uang saku. Ini memang sudah tradisi Lebaran. Uang pecahan berapa saja yang penting pantas,” kata Trisnadi saat ditemui suryakabar.com di rumahnya, Senin (25/5/2020).

BACA JUGA:

Pada Lebaran 2020 ini, warga Sidoarjo harus ikhlas berlebaran tanpa saling berkunjung ke rumah tetangga atau sanak saudara. Sebab, Lebaran tahun ini ada pandemi Covid-19. Pemerintah pun menyarankan warga agar tidak menggelar kegiatan yang menimbulkan kerumunan massa, guna menekan penyebaran Covid-19.

Kendati ada pandemi Covid-19 tradisi berbagi uang saku saat Lebaran tetap jalan. Trisnadi mengaku, agar tetap melakukan tradisi sambil berbagi, pagar rumahnya ditempeli poster bertuliskan Pagar Kejujuran Satu Orang Satu Amplop. Pada pagar tersebut juga ditempeli amplop berisi uang.

“Karena pandemi Covid-19, mau tidak mau harus menerapkan physical distancing. Sambil halal bihalal kami ingin tetap berbagi. Sejak hari H Lebaran, kami sediakan 300 amplop, dan tamu boleh mengambil satu amplop untuk satu orang,” terangnya.

Salah seorang warga setempat, Mak Arpat (80) mengaku bersyukur tradisi berbagi itu tidak hilang, karena Covid 19. Ungkapan senada diucapkan Rafa (6), berkesempatan mendapat amplop Lebaran di pagar rumah Trisnadi, Senin (25/5/2020).

“Alhamdulillah, sambil silaturahmi ternyata berkesempatan ambil satu amplop, dan nanti mau tak belanjakan bumbu sayur asem. Nanti uangnya tak belikan jajan, es crim,” aku Mak Arpat, dan Rafa warga Desa Kureksari, Kecamatan Waru, Sidoarjo. (sty)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *