Pasar Kupang Gunung Dibuka, Pengunjung Wajib Taati Protokol Kesehatan

SURABAYA, SURYAKABAR.com – Pasar Kupang Gunung Surabaya kembali dibuka, Sabtu (16/5/2020), setelah 14 hari tidak beroperasional. Ini ditandai dengan pelepasan segel di pasar tradisional milik Pemkot Surabaya oleh Satpol PP.

Dengan demikian mulai, Minggu (17/5/2020) para pedagang diperbolehkan kembali berjualan. Bahkan, sebelum segel dibuka, ada beberapa pedagang yang sudah datang dan menanyakan kapan boleh berjualan.

“Kami sampaikan, setelah segel dibuka, berarti pasar bisa dioperasionalkan kembali,” ujar Kepala Cabang Selatan PD Pasar Surya, Masrul, Sabtu (16/5/2020).

Namun, para pedagang sudah memiliki kesepakatan sendiri. Meski segel sudah dilepas, mereka akan beraktivitas mulai, Minggu (17/5/2020). “Sebab, Pasar Kupang Gunung ini kalau siang memang tutup pukul 13.00 WIB,” terang Masrul.

Kesepakatan itu seperti tertuang pada banner yang dipasang tepat di atas jalan di depan pasar. Dalam banner itu bertuliskan “Pasar Kupang Gunung ditutup sementara. Pasar buka lagi 17 Mei 2020. Selama Ramadan tutup sampai pukul 21.00.”

Mengenai tutup pukul 21.00 WIB ini, Masrul menjelaskan, itu hanya selama Ramadhan. Selama ini setiap Ramadhan pasar memang tutup di jam tersebut. “Tetapi itu hanya untuk pedagang konveksi di lantai dua,” jelasnya.

BACA JUGA:

Untuk diketahui, sebelumnya Pasar Kupang Gunung tidak dioperasionalkan selama 14 hari sejak 2 Mei 2020. Keputusan tidak dioperasionalkannya pasar ini tertuang dalam surat nomor SU-934/01/V/2020 dengan alasan ada pedagang yang positif Covid-19.

Surat ini ditandatangani dua direksi PD Pasar Surya yakni Direktur Teknik dan Usaha Muhibuddin, dan Direktur Pembinaan Pedagang M Taufiqurrahman. Surat dikeluarkan per 1 Mei 2020 lalu.

Keputusan tidak dioperasionalkannya Pasar Kupang Gunung diputuskan dalam rapat dengan Bagian Perekonomian dan Usaha Daerah Pemkot Surabaya, PD Pasar Surya, serta Muspika Kecamatan Sawahan. Ada pula Polsek Sawahan dan Puskesmas Banyu Urip, serta LKMK Putat Jaya.

Sementara itu Direktur Pembinaan Pedagang M Taufiqurrahman mengatakan, bakal dilakukan pemantauan atas dibukanya kembali pasar ini. “Baik pedagang dan pengunjung wajib mematuhi protokol kesehatan,” tegasnya.

Misalnya, pedagang dan pengunjung diwajibkan memakai masker. Mereka juga diimbau untuk sering cuci tangan memakai sabun. “Sebelum masuk pasar, mereka akan dicek suhu tubuhnya,” pungkasnya. (be)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *