Jelang Ujian 2020, Kemenag Sidoarjo Kukuhkan 68 Petugas Ujian
SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Mempersiapkan pelaksanaan ujian 2020 bagi Madrasah Tsanawiyah (MTs) se-Sidoarjo, Kementeian Agama (Kemenag) Sidoarjo telah mengukuhkan 68 petugas ujian (Proktor). Kegiatan itu dilakukan Plt. Kepala Kemenag Sidoarjo, Moh. Arwani di ruang MTsN 3 Tarik, Kecamatan Krian, Sidoarjo, Kamis (12/3/2020).
Hadir pada acara itu Kepala Bagian Pendidikan Madrasah (Pendma) Kemenag Sidoarjo, Abdurrahman, serta 140 peserta dari seluruh Kepala Madrasah Tsanawiyah di Sidoarjo, dan pejabat sekolah yang terpilih sebagai Proktor 2020.
Plt. Kepala Kemenag Sidoarjo, Moh. Arwani dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan itu, mengingat, peminat masyarakat yang akan menyekolahkan anaknya ke madrasah semakin tinggi. Ia berpesan, agar sekolah mampu mempersiapkan petugas ujian atau Proktor dengan baik.
“68 Orang Proktor yang terpilih dari sekolah masing-masing bisa bekerja dengan baik. Yang paling penting adalah kejujuran dalam melaksanakan tugas, harus serius membangun citra sekolah dengan baik,” pesannya.
BACA JUGA:
Kabag Pendma Kemenag Sidoarjo, Abdurrahman mengatakan, agenda itu rutin dilakukan setiap tahun dan digelar bergantian di empat Kelompok Kerja Madrasah (KKM) di Sidoarjo yakni, MTsN 1 Sidoarjo, MTsN 2 Krian, MTsN 3 Tarik, dan MTsN 4 Tlasih-Tulangan.
“Kali ini pengukuhan petugas ujian, Proktor dilakukan di MTsN 3 Tarik. Setelah terpilih ini, mereka akan bersiap bertugas dalam ujian yang paling dekat adalah, UAMBN-BK mulai 17 sampai 19 Maret, dan persiapan UNBK sekitar akhir April, mendatang,” katanya.
Dalam kesempatan itu, ia menambahkan, agar pihak sekolah selalu memberikan fasilitas yang baik kepada petugas ujian (Proktor), sehingga petugas selalu terjaga kesehatannya, sewaktu-waktu terjadi troble bisa cepat tertangani.
“Ujian secara digital perlu petugas yang bersemangat. Sekolah harus menjaga kesehatan Proktor, itu penting, contohnya dengan memberi suplemen. Selain itu, persiapan secara teknis seperti komputer dan genset agar dipersiapkan dengan baik,” pungkasnya. (sty)