Porprov Jatim 2019
Sempat Unggul Dua Gol, Futsal Putri Surabaya Ditahan Bojonegoro

TUBAN, SURYAKABAR.com – Tim futsal putri Kota Surabaya harus puas dengan hasil imbang 3-3 (2-1) saat melawan Bojonegoro pada laga pertama babak penyisihan Grup F di Manunggal Futsal Tuban, Minggu (7/7/2019).

Pertandingan di babak pertama berlangsung alot. Kedua tim sama-sama kesulitan mencetak gol. Menjelang babak pertama berakhir, gol baru tercipta.

Kota Surabaya unggul dua gol lebih dulu melalui Kiki Fatmawati menit 18 dan Wahyuningtyas Dwi L menit 19. Keunggulan Kota Surabaya 2-0 yang sudah didepan mata buyar menjelang babak pertama berakhir. Enam detik menjelang berakhirnya babak pertama, Bojonegoro menipiskan ketinggalan menjadi 1-2 melalui Lilis Mujiati.

Di babak kedua Bojonegoro langsung mengambil inisiatif menyerang. Serangan bertubi-tubi Bojonegoro membuat Kota Surabaya kesulitan keluar dari tekanan. Wahyuningtyas dan kawan kawan hanya mengandalkan serangan balik untuk menjebol gawang Bojonegoro.

Riera Faa’izah Destriavi membawa Kota Surabaya unggul 3-1 menit 23. Hanya butuh waktu dua menit Bojonegoro kembali menipiskan ketinggalan menjadi 2-3 melalui Lilis Mujiati.

Lebih banyak mengurung pertahanan Surabaya, akhirnya Bojonegoro berhasil menyamakan kedudukan 3-3 menit 32 lewat Lilis Mujiati. Gol ini menjadikan Lilis Mujiati mencetak hat-trick di laga ini.

Kendati lebih banyak ditekan, Surabaya memiliki peluang emas mencetak gol. Ini setelah Surabaya mendapat penalti dari titik satu. Penalti diberikan wasit, setelah Sekar Achlis Durriati dijatuhkan kiper Bojonegoro Tasya Nur Faudilla di dalam circle.

Wahyuningtyas Dwi yang dipercaya menjadi algojo, tendangannya melambung, sehingga skor imbang 3-3 bertahan hingga laga usai.

“Aku kurang konsentrasi saat ambil penalti,” kata Wahyuningtyas menjawab suryakabar.com usai pertandingan.

Asisten Pelatih Kota Surabaya, Rizky Febrianto menyebut tim asuhannya kesulitan keluar dari tekanan saat digempur pemain Bojonegoro di babak kedua.

“Ketika kami unggul 3-1 anak-anak kesulitan keluar dari tekanan Bojonegoro. Akhirnya lawan bisa menyamakan kedudukan 3-3. Ini pertandingan resmi pertama bagi anak-anak di level Jawa Timur, saya paham, kalau anak-anak nervous,” ujar Rizky Febrianto. (aab)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *