Liga Futsal Surabaya 2019
Garuda Emas FC Perpanjang Rekor Belum Terkalahkan

SURABAYA, SURYAKABAR.com – Garuda Emas FC memperpanjang rekor belum terkalahkan di Liga Futsal Surabaya (LFS) 2019. Ini setelah di matchday ketujuh, tim asal Ampel ini memetik kemenangan (2-0) atas tim pendatang baru Pemuda Pancasila (PP) FC di Surabaya Futsal Center (SFC), Minggu (20/1/2019).

Dari tujuh laga yang sudah dijalani, Garuda Emas FC memetik lima kemenangan dan dua kali imbang mengumpulkan 17 poin.

Selain Garuda Emas FC, tim lain yang belum tersentuh kekalahan yakni Pelindo III FC dan Kalimas Paruga FC.

Saat ini Garuda Emas memuncaki klasemen sementara, namun posisi itu rawan diambil alih kembali Pelindo III FC yang baru bertanding petang nanti melawan Godbless FC.

Jika Pelindo III FC imbang melawan Godbless FC, maka posisi puncak kembali menjadi milik Pelindo III FC. Saat ini Pelindo III FC mengumpulkan 16 poin. Jika imbang poin Pelindo III FC akan sama dengan milik Garuda Emas FC. Hanya saja, produktivitas gol Pelindo III FC lebih bagus dibanding Garuda Emas FC.

Tampil pada jam pertama yang digelar mulai pukul 13.00 WIB, kedua tim sama-sama tampil dalam tempo sedang. Unggul pengalaman dan kualitas materi pemain lebih merata, Garuda Emas FC kesulitan membobol gawang PP FC.

Gol pertama Garuda Emas FC baru tercipta menit 16 lewat Mawan Januar Pratama memaksimalkan umpan matang Yuniar Imanto yang mengarahkan bola ke tiang dua.

Berselang dua menit, set piece tendangan penjuru yang diambil Choirul Am Rossy diumpan ke Abdullah. Tanpa membuang waktu Abdullah langsung menendang bola ke gawang PP FC dan gol. Keunggulan Garuda Emas FC 2-0 bertahan hingga babak pertama berakhir.

Di babak kedua, tempo permainan tidak berubah. Kendali serangan tetap dikuasai Garuda Emas FC. Tampilnya pemain senior, Ali Alhamid di posisi anchor membuat alur serangan Garuda Emas FC semakin tertata. Hanya saja, beberapa peluang yang dimiliki Mawan Januar dkk gagal dimaksimalkan untuk mencetak gol, karena lemahnya finishing.

Gol ketiga Garuda Emas FC akhirnya tercipta menit 39 lagi-lagi lewat set piece tendangan penjuru. Abdullah yang mengambil sepak pojok memberikan bola ke Danar Yudistira Wicaksana dan langsung dieksekusi untuk membobol gawang PP FC.

“Anak-anak mengeluh main jam pertama, kondisi panas. Ini membuat mainnya anak-anak tidak seperti biasanya,” kata Agie Renata, Pelatih Garuda Emas FC kepada suryakabar.com usai pertandingan.

Terlepas kondisi panas, pelatih asal Blitar ini tidak membantah finishing tim asuhannya kurang tajam, sehingga banyak membuang peluang. “Kalau finishing lebih tajam, tentunya kami bisa mencetak gol lebih banyak lagi,” tandasnya. (es)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *