Liga Futsal Surabaya 2019
Tiga Penalti dan Lima Kartu Kuning Warnai Big Match Nisrina FC Lawan Kalimas FC

SURABAYA, SURYAKABAR.com – Tiga penalti mewarnai big macth Nisrina FC kontra Kalimas Paruga FC di matchday keenam Liga Futsal Surabaya (LFS) 2019 di Surabaya Futsal Center (SFC), Sabtu (19/1/2019). Pertandingan berakhir imbang 2-2.

Laga berlangsung dalam tempo tinggi. Permainan keras melahirkan lima kartu kuning. Tiga kartu kuning untuk pemain Nisrina FC Yusril Achwan, Hendrik Susilo dan Rionaldy Pradeka, sedang dua kartu kuning Kalimas FC diganjarkan kepada Januar ‘Ayik’ Nur Arrizal dan Alif Rachmanda Anggoro.

Mengawali pertandingan kedua tim main terbuka. Nisrina FC unggul lebih dulu ketika pertandingan baru berjalan empat menit lewat Alfinu Rachman. Skor 1-0 untuk keunggulan Nisrina FC bertahan hingga babak pertama berakhir.

Di babak kedua, tempo permainan tetap tinggi. Nisrina FC memilih menunggu, sebaliknya Kalimas FC berusaha menyamakan kedudukan. Serangan dilancarkan lewat kecepatan pemain-pemain mudanya seperti Alif Rachmanda, Dwi Cahyo ‘Gundul’ Wijayanto maupun Zulthon Alifin Sudjono.

Kalimas FC baru bisa menyamakan kedudukan 1-1 menit 36 lewat tendangan bebas Muhammad Muzaky. Lahirnya gol ini semakin melipatgandakan motivasi tanding pemain Kalimas FC.

Hanya berselang beberapa detik, Kalimas FC mendapat penalti titik kedua, menyusul pelanggaran enam kali dilakukan Nisrina FC.

Eksekusi penalti M Jalaluddin gagal dibendung kiper Rendy Amansyah dan membalikkan kedudukan 2-1 untuk keunggulan Kalimas FC.

Tensi pertandingan makin panas. Beberapa keputusan wasit mendapat protes dari kedua kubu. Upaya Nisrina FC menyamakan kedudukan terwujud ketika pertandingan menyisakan waktu satu menit 58 detik.

Ini setelah pemain senior Nisrina FC yang juga mantan pemain Buana Mas FC, Achmad Firdaus Ghozali dijatuhkan Ayik di dalam circle, sehingga melahirkan hukuman penalti. Tendangan penalti Alfinu Rachman tidak mampu digagalkan kiper Mahardi ‘Kecap’ Muhammad.

Skor berubah 2-2. Pertandingan pun semakin menegangkan. Apalagi, setelah lahirnya hukuman penalti kedua untuk Nisrina FC saat laga menyisakan waktu 17 detik. M Jalaluddin kembali dipercaya menjadi eksekutor penalti. Namun kali ini tendangan Jalaluddin melenceng ke sisi kiri gawang Nisrina FC. Setelah itu tidak ada lagi tambahan gol, dan pertandingan berakhir dengan skor imbang 2-2.

Hasil imbang ini sekaligus menggagalkan Nisrina FC untuk membalas kekalahan 2-5 dari Kalimas FC di turnamen pra-musim AFK Surabaya 2018.

“Tidak sesuai target, karena target kami tiga poin,” kata Ambar Supriyanto, Head Coach Nisrina FC menjawab suryakabar.com usai pertandingan.

Supri, panggilan Ambar Supriyanto kecewa dengan hasil imbang tersebut, apalagi lahirnya dua gol Kalimas FC ke gawang tim asuhannya semuanya dari bola mati.

“Permainan mereka bisa kami redam, cuma kami kecolongan dua gol dari bola mati,” paparnya.

Hasil imbang ini tetap menempatkan Nisrina FC di peringkat kelima mengumpulkan 11 poin, sedang posisi Kalimas FC turun satu strip ke peringkat keempat mengantongi 12 poin. (es)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *