Tanggul Lumpur Lapindo Sisi Barat Ada yang Retak
SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Tanggul penahan lumpur Lapindo Sidoarjo di kawasan Desa Ketapang, Kecamatan Porong, Sidoarjo mengalami keretakan sepanjang sekitar 200 meter.
Menurut informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, keretakan di tanggul lumpur Lapindo Sidoarjo tersebut terjadi saat musim hujan turun beberapa bulan lalu. “Sudah lama, kalau tidak salah saat mulai musim penghujan,” ucap Pranoto salah satu warga sekitar tanggul lumpur, Sabtu (29/12/2018).
Menurut pantauan, keretakan terdapat di tanggul yang berada di sebelah barat semburan Lumpur Lapindo Sidoarjo yang berhadapan langsung dengan rel kereta api dan jalan raya Porong lama. Meski di sisi barat ada gronjong batu penahan tanggul, dikhawatirkan retakan tersebut menjadi besar.
Humas Pusat Pengendalian Lumpur Sidoarjo (PPLS) Hengki Listriya Adi mengatakan, terkait retakan yang ada tersebut, menurutnya tidak terlalu membahayakan. “Tidak masalah Mas,” ucapnya saat dikonfirmasi melalui pesan singkatnya.
Sementara itu, tepat di sebelah utara tanggul yang retak, terdapat air mengalir deras dari dalam tanggul Lumpur Lapindo Sidoarjo melalui celah-celah gronjong batu, disebabkan pipa yang sudah tidak terpakai dicabut petugas. “Sudah ditambal, tapi air dari dalam tanggul tinggi, lubang pun jebol,” terangnya.
Menurutnya, pada 2018, tiga kali tanggul mengalami kerusakan yakni Juli, lumpur meluber ke saluran irigasi Desa Glagaharum. Kedua terjadi Oktober, tanggul di Gempolsari ambles, karena tidak mampu menahan tekanan air dan yang ketiga di Ketapang ini.
“Setiap tahun selalu kami lakukan penguatan agar tanggul tidak jebol dan sudah kami petakan tanggul yang rawan jebol,” pungkasnya. (wob)