Semarakkan Asian Para Games 2018 Ribuan Warga Berbaur dengan Atlet Difabel Sidoarjo Gelar Jalan Sehat
SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Setelah sukses sebagai tuan rumah Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang, Indonesia juga menjadi tuan rumah Asian Para Games 2018 yang akan digelar Oktober 2018.
Guna mendukung dan menyemarakkan Asian Para Games 2018, atlet difabel Kabupaten Sidoarjo beserta ribuan warga Sidoarjo melakukan senam aerobik dan jalan sehat bersama.
Senam aerobik dan jalan sehat bersama ribuan warga Sidoarjo diselenggarakan salah satu perusahaan kopi ternama di Sidoarjo. Bertempat di lapangan Puspa Agro Desa Jemundo Kecamatan Taman Sidoarjo ribuan warga bersama karyawan antusias mengikuti jalan sehat dan senam bersama.
“Kegiatan jalan sehat kami pilih untuk menunjukkan tema dukungan kami, Satukan Langkah, Majukan Bangsa, Berkibar di Asia,” kata Paulus I Nugroho, Marketing Director PT Santos Jaya Abadi di Puspa Agro Desa Jemundo Taman Sidoarjo, Minggu (23/9/2019).
Paulus mengatakan, setiap langkah di pagi hari ini menunjukkan betapa bangganya terhadap para atlet difabel Indonesia yang akan berjuang mengharumkan nama bangsa. Kegiatan ini bertema Secangkir Kopi Semangat untuk Indonesia.
“Dengan segala keterbatasan, mereka memiliki spirit yang luar biasa dan harus terus didukung, setara dengan bagaimana kita mendukung atlet-atlet lainnya,” tambah Paulus.
Paulus menjelaskan, selama ini terlihat para atlet difabel ini kurang mendapatkan perhatian, sebenarnya atlet-atlet difabel ini memiliki kelebihan yang sangat luar biasa dibandingkan warga bukan difabel.
“Kami akan memberikan semacam bonus buat atlet-atlet difabel yang berprestasi,” jelas Paulus.
Sementara itu Anwar Kholil, Ofisial Atlet tunanetra cabor catur mengaku, atlet difabel kurang mendapatkan perhatian dari yang terkait. Karena selama ini untuk biaya kehidupan atlet saat menjalani latihan ditanggung sendiri.
“Hingga kini tidak ada perhatian terhadap atlet-atlet difabel. Baru kali ini ada yang memperhatikan. Kami selaku guru merangkap ofisial mengucapkan terima kasih,” tandas Anwar.
Untuk diketahui, salah satu atlet cabor catur tunanetra tersebut Sujarwo (24) warga Desa Ponokawan Kecamatan Krian ini telah mendapatkan dua medali emas di Asian Youth Game di Malaysia pada 2015 dari beregu dan perorangan.
Selain itu juga pernah mendapat medali perak dan perunggu di SEA Para Games 2015 di Singapura serta dua atlet difabel lainnya, Ayunda Mafazati dan Sephidandi Putra kedua atlit tuna grahita lari 100 meter dan lompat jauh. (wob)