TMMD 101 Wujud Pengabdian TNI untuk Mempercepat Pembangunan

SIDOARJO, SURYAKABAR.com – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 101, serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia.

Di Jawa Timur, Kabupaten Jombang dipilih sebagai tempat pembukaan yang dibuka Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur. Selain Jombang, program TMMD di Jawa Timur dilaksanakan di Nganjuk, Situbondo, Tulungagung dan Sidoarjo.

Program TMMD Kabupaten Sidoarjo ditempatkan di Lapangan Desa Penatarsewu, Tanggulangin, Rabu (4/4/2018). Hadir pada kesempatan itu Danrem 084 Bhaskara Jaya 084 Kolonel Kav. M. Zulkifli, S.IP., M.M, Dandim 0816 Sidoarjo, Letkol Inf Fadli Mulyono, Wabup Sidoarjo H. Nur Achmad Saifuddin dan Kapolresta Sidoarjo Kombespol Himawan Bayu Aji, beserta tamu undangan yang lain.

kodim 3

Program TMMD di Sidoarjo mendapat dukungan anggaran dari pemerintah daerah Kabupaten Sidoarjo sebesar Rp 2,7 miliar. Anggaran tersebut dibagi dua yakni Rp 2,3 miliar untuk sasaran fisik dan sisanya untuk sasaran non-fisik. Ada enam sasaran fisik dan 12 sasaran non-fisik yang akan dikerjakan dalam program TMMD di Desa Penatarsewu.

“Enam sasaran fisik meliputi, pembangunan jalan penghubung dari Desa Penatarsewu ke Desa Banjarasri sejauh 600 meter. Pembangunannya dimulai, Rabu (4/4/2018), sasaran kedua rehab dan pavingisasi SD Penatarsewu, yang ketiga normalisasi saluran pembuangan desa sepanjang 1,8 KM, kemudian saluran pemukiman di dalam desa 280 m, pembangunan instalasi air bersih di lapangan dengan volume 1000 M kubik dan yang terakhir pembangunan jamban sehat, sebanyak 27 unit di rumah warga, yang sudah kita pilih sebelumnya,” terang Dandim 0816 Sidoarjo, Letkol Inf Fadli Mulyono.

kodim 2

Pembangunan non-fisik di Desa Penatarsewu, di antaranya perpustakaan, penyuluhan Dispendukcapil, kesehatan dan lain-lain. Dari tenaga penyuluh di antaranya juga ada dari TNI. Dengan terlaksananya program TMMD, di Penatarsewu yang ke 101, untuk mempercepat pembangunan khususnya di Desa Penatarsewu.

“Dapat dibayangkan kalau misalnya saja tidak ada program TMMD, boleh jadi hanya satu program saja di desa ini, tapi dengan adanya TMMD, desa dapat enam program non-fisik dan 12 program fisik,” jelas Letkol Inf Fadli Mulyono yang juga menjadi Komandan Satgas TMMD 101.

kodim 1

Dalam program TMMD 101 di Desa Penatarsewu ada berbagai kesatuan yang terlibat dalam kegiatan itu di antaranya Kodim 0816, Yon Arhanud-8, Yon Pasmar-1, Zipur-5 dan Tim Nis Dim, Polresta Sidoarjo, Pemda Sidoarjo, FKPPI Sidoarjo, mahasiswa, dan masyarakat.

Dalam 30 hari kedepan prajurit TNI, yang diterjunkan akan tinggal di Penatarsewu. Kades Penatarsewu menyiapkan 20 rumah untuk tempat menginap prajurit.

“Untuk tempat tinggal Prajurit, kita upayakan atau kita pilih rumah menengah ke bawah, supaya kita juga bisa membantu kesulitan mereka dan berinteraksi. Walaupun mungkin, memang sulit mencari rumah-rumah seperti itu di wilayah kita. Dan lagi kita ambil dari sisi kekeluargaan, kalau prajurit tinggal 1 kali 24 jam, selama 30 hari tinggal bersama warga, harapannya makin akrab makin guyub nanti akan jadi keluarga,” urainya.

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berharap adanya TMMD di Desa Penatarsewu, bisa lebih mempercepat pembangunan untuk mendukung ekonomi masyarakat agar lebih meningkat.

“Semoga dalam 30 hari kedepan, pengerjaan fisik bisa memenuhi target dan bisa dinikmati langsung masyarakat Penatarsewu,” ungkap Wabup Sidoarjo H. Nur Achmad Saifuddin.

Kades Penatarsewu Choliq mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang tergabung dalam program TMMD 101 di Penatarsewu. (pn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *