Jelang Lebaran, PU Bina Marga Minta Sistem Pengelolaan Air Minum Umbulan Segera Perbaiki Jalan Rusak
SURABAYA, SURYAKABAR.com – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga memberikan tenggat waktu sampai akhir April 2018 kepada pelaksana proyek pembangunan Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Umbulan agar segera memperbaiki jalan yang rusak akibat penanaman pipa proyek baik jalan provinsi maupun kabupaten. Pasalnya, pihak SPAM Umbulan masih belum ada tanda-tanda untuk memperbaiki jalan seperti semula yang mulus dan baik.
Kepala Dinas PU Bina Marga, Gatot Sulistyo Hadi mengatakan, seharusnya perbaikan jalan rusak itu sudah selesai Maret 2018. Tapi sampai awal April 2018 ini belum diselesaikan juga. Padahal, pelaksana proyek SPAM Umbulan janji Maret 2018 perbaikan jalan selesai setelah ditanami pipa.
Ia menjelaskan, dalam proyek penanaman pipa SPAM Umbulan jalan provinsi yang ditanami pipa sepanjang 2,7 kilometer dan jalan kabupaten 8 kilometer. Namun akibat jalan tersebut ada aktivitas penanaman pipa dan kondisinya rusak, kendaraan memilih jalan alternatif yang juga ikut rusak.
“Berdasarkan koordinasi dengan Dinas PU Bina Marga Kabupaten Pasuruan, jalan yang rusak akibat dampak langsung maupun tidak langsung penanaman pipa mencapai 36 kilometer. Saya sudah cek langsung di lokasi penanaman pipa. Jalan di sana sangat padat dan macet. Tak salah jika kendaraan mencari jalan alternatif, yang akhirnya merusak jalan alternatif tersebut,” ujar Gatot Sulistyo Hadi, Kamis (5/4/2018).
Ia menyampaikan, jika kerusakan jalan tidak segera diatasi, akan membahayakan pengendara yang lewat, khususnya kendaraan roda dua. “Bagi kami, lubang sekecil apapun di jalan akan membahayakan pengguna jalan,” katanya.
Agar jalan tersebut segera diperbaiki, Dinas PU Bina Marga Jatim dalam waktu dekat akan memanggil pelaksana proyek SPAM Umbulan.
Selain membahas perbaikan jalan yang dilalui penanaman pipa, juga mengenai rusaknya jalan lain yang ikut terkena dampak dari penanaman pipa. Sebab pelaksana proyek SPAM Umbulan sempat mengelak jika jalan rusak itu tidak diakibatkan penanaman pipa SPAM Umbulan.
“Kami berikan tenggat waktu April 2018 ini perbaikan jalan tersebut harus sudah beres semua, harus mulus seperti sebelumnya. Termasuk jalan lain yang ikut rusak, nanti bagaimana solusinya akan dibahas dalam rapat tersebut,” tegasnya.
Gatot menambahkan, keluarnya peringatan tersebut kepada SPAM Umbulan pasalnya kurang dari dua bulan lagi menjelang bulan Ramadan dan Lebaran. Lalu lintas di jalan lebih ramai dibanding bulan-bulan biasa. Jika jalan dibiarkan rusak, tentu sangat membahayakan pengendara.
Saat ini, lanjut Gatot, bekas galian penanaman pipa sudah diuruk kembali. Tapi karena pengurukan itu tidak padat, jalan tersebut ambles dan menciptakan lubang-lubang besar. “Ini yang bahaya dan harus segera diperbaiki,” tandasnya. (mer)