Perkuat Jaringan, Pegadaian Buka 490 Agen Baru di Jatim

SURABAYA, SURYAKABAR.com – PT Pegadaian (Persero) terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Tahun 2018, Pegadaian memastikan membuka agen-agen baru sebanyak 490 di seluruh wilayah Jawa Timur (Jatim).

“Agen ini akan melibatkan masyarakat. Mereka kita jadikan agen, tetapi mereka diuntungkan,” kata Hermawan Aries Andi Pemimpin Wilayah Pegadaian Kanwil XII Surabaya Jawa Timur.

Hermawan mengatakan, agen ini bertujuan untuk memperluas jaringan dan membuka kesempatan perorangan dan institusi menjadi mitra Pegadaian. Saat ini jaringan cabang Pegadaian di Kanwil XII Surabaya sebanyak 490 outlet. Jumlah tersebut diharapkan sama dengan agen mendatang.

“Target agen kerjasama dengan mitra sebanyak 490 sama dengan jumlah outlet yang ada saat ini. Tujuannya untuk memperbanyak jaringan dengan cepat tanpa harus membuka kantor,” ujarnya.

Penambahan agen diprediksi bakal mendongkrak target yang ditetapkan Pegadaian. Untuk 2018, outstanding loan (OSL) atau penyaluran pembiayaan sebesar Rp 4,879 triliun, revenue Rp 1,332 triliun, nasabah 1.418 juta dan rekening 1.908.485. Wilayah Jatim menduduki peringkat tertinggi nasional untuk produk non-gadai yakni dengan angka 70 persen. “Yang paling besar transaksinya tetap gadai,” paparnya.

Alim Sutiono, GM Jaringan dan Distribusi PT Pegadaian (Persero) menambahkan, pada 2018 sebagai tahun inovasi Pegadaian. Untuk mengikuti tuntutan perkembangan kebutuhan nasabah akan layanan yang lebih mudah dan cepat, Pegadaian akan menggunakan smartphone menjadi pilihan yang akan dilakukan Pegadaian.

“Gadai online dan menggandeng layanan fintech solusi yang akan dilakukan tahun ini. Untuk gadai online, rencananya triwulan I diluncurkan,” katanya.

Gadai online ini, lanjut dia, sebagai upaya untuk memudahkan nasabah jika ingin melakukan transaksi dengan pegadaian. Masyarakat bisa melakukan transaksi gadai melalui smartphone. Dengan sistem ini Pegadaian tidak tertinggal, dan target yang ditetapkan bisa terpenuhi.

Tahun 2018 ini, target kinerja Pegadaian naik 17 persen. PT Pegadaian (Persero) membidik pendapatan usaha sebesar Rp12,5 triliun atau tumbuh 16,82% dibandingkan target hingga akhir tahun ini sebesar Rp10,7 triliun.

Untuk itu jelas Alim, sejumlah strategi yang sudah disiapkan perseroan dalam menghadapi tantangan yang teridentifikasi yaitu melalui transformasi yang meliputi pengembangan distribusi channel maupun produk berbasis digital, digitalisasi proses bisnis, dan transformasi di SDM termasuk budaya perusahaan. “Berbagai strategi akan dilakukan Pegadaian untuk bisa mengejar target laba,” ungkap Alim. (arf)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *