Bengkel Tirtawangi Tingkatkan Layanan, Antar-Jemput Service Motor Area Surabaya
SURABAYA, SURYAKABAR.com – Keberadaan bengkel motor menjamur di Surabaya. Pemilik bengkel beramai-ramai menggaet konsumen dengan melakukan inovasi dalam memberikan pelayanan terhadap konsumen yang menggunakan jasanya.
Salah satu bengkel yang melakukan perubahan dalam memberikan pelayanan terbaik terhadap konsumen adalah Bengkel Tirtawangi. Bengkel yang berada di Jalan Undaan Kulon No 65 Surabaya ini membuat terobosan baru. Bengkel ini menyediakan layanan jasa antar jemput service untuk jenis kendaraan motor. Pelayanan yang diberikan dijalankan dengan cepat, aman, dan berkualitas.
“Kami jamin pelayanan yang kami berikan adalah terbaik, kualitas menjadi tujuan utama,” kata Antony, Owner Bengkel Tirtawangi Surabaya ini.
Antony menerangkan, keputusan untuk membuat bengkel dengan pelayanan antar jemput berdasar dengan kondisi lingkungan perkotaan di Surabaya. Ia mengaku sering melihat pengendara motor mogok dan macet, mereka harus berjalan jauh untuk bisa menservice kendaraannya.
Kondisi itu yang membuat hatinya mendirikan bengkel dengan konsep antar jemput. Selain itu, kondisi pekerjaan konsumen yang tidak bisa ditinggalkan semakin membuat tekat mendirikan bengkel kuat. “Kalau seperti inikan bisa kita permudah, kita siap antar jemput kendaraan. Artinya, kita jemput kendaraan, setelah selesai diservice kita antar,” ujarnya.
Sistem ini, lanjut dia, diyakini bisa mendongkrak pendapatan bengkelnya. Sejak berdiri, Januari 2017, omzet yang diperoleh sebesar Rp 100 juta. Namun untuk tahun terakhir ini ditargetkan omzetnya bisa mencapai Rp150 juta.
Target tersebut sangat realistis, sebab biaya antar jemput yang dibebankan tidak terlalu tinggi. Satu unit dijemput memakai pick up sebesar Rp15.000, sedangkan tidak pakai pick up Rp10.000. “Kalau yang diambil lebih dari satu akan kita potong Rp5000,” tegas Antony.
Untuk sementara, sistem antar jemput ini melayani area Surabaya Pusat, Surabaya Timur, dan daerah HR Muhammad Surabaya barat. Namun area tersebut bisa diperluas seiring peningkatan konsumen yang meminta antar jemput dalam service. (arf)