Liga Champions
Ronaldo Dua Gol, Cuadrado Kartu Merah, Real Madrid Pertahankan Juara

CARDIFF, SURYAKABAR.com – Real Madrid mengukir sejarah di pentas Liga Champions. Ini menyusul keberhasilan tim asuhan Zinedine Zidane itu memetik kemenangan 4-1 (1-1) atas Juventus di Stadion Millenium Cardiff, Minggu (4/6/2017) dinihari WIB.

Real Madrid menjadi satu-satunya tim yang mampu mempertahankan gelar juara, sejak format baru Liga Champions 1992. Sukses ini sekaligus menempatkan Real Madrid sebagai tim pengoleksi gelar terbanyak yakni 12 kali.

Empat gol kemenangan Real Madrid dua di antaranya dicetak Cristiano Ronaldo menit 20 dan 64. Tambahan dua gol itu membawa Ronaldo menjadi top skorer Liga Champions musim ini dengan 12 gol.

Dua gol Real Madrid lainnya dicetak Casemiro menit 61 dan pemain pengganti Marco Asensio menit 90. Gol semata wayang Juventus bidikan Mario Mandzukic menit 27.

Mengawali pertandingan Juventus berhasil mengendalikan permainan. Setidaknya dalam 10 menit pertama, Juventus memiliki dua peluang lewat tendangan jarak jauh Gonzalo Higuain menit 4 dan Miralem Pjanic menit 7. Dua tendangan keras dari luar kotak penalti itu mampu dijinakkan kiper Real Madrid, Keylor Navas.

Perlahan Real Madrid keluar dari tekanan Juventus. Real Madrid justru unggul lebih dulu menit 20 melalui tendangan first time Cristiano Ronaldo memanfaatkan umpan tarik Daniel Carvajal.

Bola tendangan Ronaldo mengenai ujung sepatu Giorgio Chiellini dan sedikit berbelok yang membuat kiper Juventus, Gianluigi Buffon gagal menjangkau bola.

Tersentak gol Ronaldo, tim asuhan Massimiliano Allegri kembali mengepung pertahanan Real Madrid. Tempo permainan makin cepat. Menggebu mengejar ketinggalan, lini tengah Juventus keropos ketika mendapat serangan balik. Namun, kesempatan ini gagal dimanfaatkan Real Madrid.

Juventus akhirnya menurunkan tempo sambil mencari celah. Peluang menyamakan kedudukan didapat Juventus menit 27 lewat gol Mandzukic.

Gol ini berawal dari umpan jauh melambung dan menyilang yang disodorkan Leonardo Bonucci disambut Alex Sandro lewat tendangan first time. Bola setinggi dada mengarah ke Higuain dan dikontrol pemain asal Argentina itu dengan dada.

Higuain kemudian memberi umpan ke Mandzukic. Bola dikontrol Mandzukic juga dengan dada. Dalam posisi membelakangi gawang, Mandzukic melepas tendangan salto. Bola melintas tipis di bawah mistar gawang tanpa mampu ditepis kiper Keylor Navas. Kedudukan 1-1 bertahan hingga babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, Real Madrid tidak memberi kesempatan Juventus mengembangkan permainan. Gol Real Madrid seperti tinggal menunggu waktu.

Akhirnya dari gempuran yang dilakukan Ronaldo dkk, bola liar di luar kotak penalti disambut tendangan geledek Casemiro menit 61. Bola mengenai kaki Sami Khedira dan berbelok, sehingga gagal ditepis Buffon.

Lahirnya gol ini meruntuhkan mental tanding pemain Juventus. Berselang tiga menit, aksi Luka Modric yang menusuk di sisi kiri pertahanan gagal dihentikan Alex Sandro. Modric melepas umpan tarik dan disambut Ronaldo dengan satu kali sentuhan untuk memperdaya Buffon sekaligus mengubah kedudukan menjadi 3-1.

Juventus semakin sulit mengejar ketinggalan, setelah mereka harus bermain dengan 10 pemain, menyusul diusirnya pemain pengganti Juan Cuadrado keluar lapangan usai menerima kartu kuning kedua atau kartu merah menit 84. Unggul jumlah pemain, Real Madrid menambah satu gol menit 90 lewat Marco Asensio.

Kekalahan ini memperpanjang kegagalan Juventus di laga final. Dari sembilan kali tampil di final, Juventus baru dua kali juara yakni 1985 dan 1996. Tujuh laga lainnya dilalui dengan kekalahan. Catatan ini yang membuat Juventus menjadi tim paling banyak menelan kekalahan di final Liga Champions.

Usai merebut juara 1996, Juventus lima kali tampil di final pada 1997, 1998, 2003, 2015 dan 2017, namun semuanya dilalui dengan kekalahan. (rmd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close