Target Penerimaan Pajak 2017 Tercapai, Pegawai KPP Madya Sidoarjo Penuhi Nazar
SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Tepuk tangan dari sekitar 100 pegawai di lingkungan Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jatim II mengiringi keberhasilan Afan Nur Denta, Kasi Waskon 2 KPP Madya Sidoarjo yang berhasil menyelesaikan lari empat putaran mengelilingi sisi luar Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jumat (12/1/2018).
Ya, pria kelahiran Boyolali, 2 Januari 1974 itu melepas nazar seiring keberhasilan KPP Madya Sidoarjo yang memenuhi target 100 persen dalam penerimaan pajak 2017.
Tidak hanya tepuk tangan, Afan juga mendapat ucapan selamat dari rekan-rekannya, termasuk Kakanwil DJP Jatim II Neilmaldrin Noor dan Kepala KPP Madya Sidoarjo Teguh Iman W yang ikut memberikan dukungan langsung.
“Saya membuat nazar di depan Pak Kakanwil dan Pak Kepala Kantor pada 30 Desember 2017. Intinya, jika kami bisa merealisasi target 100 persen, saya akan lari empat putaran di Stadion Gelora Delta. Waktu saya bikin nazar itu, pencapaian target masih 99,96 persen. Alhamdullilah dengan sisa waktu yang mepet, akhirnya target terpenuhi,” kata Afan Nur Denta menjawab suryakabar.com, Jumat (12/1/2018).

Target penerimaan pajak tahun anggaran 2017 KPP Madya Sidoarjo sebesar Rp 6,941 triliun, sementara penerimaan mencapai Rp 6,974 triliun atau 100,46 persen. Terakhir KPP Madya Sidoarjo berhasil mencapai target penerimaan pajak 100 persen pada 2012.
“Saya kuat lari empat putaran ini berkat dukungan teman-teman yang datang tidak hanya dari KPP Madya Sidoarjo saja, tapi juga dari Kanwil DJP Jatim II, Sidoarjo Raya, Gresik dan Mojokerto,” paparnya.
Saat membuat nazar, banyak rekan-rekannya yang meragukan kemampuan Afan mampu lari empat putaran. Pasalnya, dengan postur tubuh yang gemuk ditambah perut gendut, Afan diprediksi tidak kuat menyelesaikan empat putaran.
“Awalnya banyak yang meragukan saya kuat lari empat putaran, karena postur saya seperti ini. Tetapi saya membuktikan bisa tercapai. Dengan motivasi dan semangat kita pasti bisa mencapai,” jelasnya.
Kendati banyak yang meragukan, Afan mengaku tidak ada persiapan khusus. “Tidak ada persiapan. Pokoke mlayu (lari). Yang jelas, bukan lari dari kenyataan atau lari dari tanggung jawab,” ucapnya sambil tertawa.

Afan memilih nazar lari empat putaran bukan tanpa alasan. Menurutnya empat putaran, menerjemahkan dalam satu tahun ada empat kali triwulan. “Filosofi saya lari empat putaran itu, karena dalam satu tahun ada empat triwulan. Kami, setiap triwulan dinilai terkait pencapaian target,” urainya.
Kepala KPP Madya Sidoarjo, Teguh Iman W berharap apa yang dilakukan Afan ini bisa memotivasi karyawan lain dalam menjalankan tugas.
Sebelum digelarnya nazar dari Afan, perwakilan pegawai di lingkungan Kanwil DJP Jatim II, KPP Madya Sidoarjo, Sidoarjo Raya, Gresik dan Mojokerto melakukan sepeda santai dari Kantor Kanwil DJP Jatim II di Jalan Raya Juanda menuju Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Ikut dalam sepeda santai ini Kakanwil DJP Jatim II, Neilmaldrin Noor.
“Setiap Jumat pagi ada agenda olahraga. Ini agar teman-teman tidak terus disibukan dengan rutinitas pekerjaan. Selain tentunya untuk menjaga kesehatan,” ujar Neilmaldrin Noor. (es)