Lebaran 2026
KAI Daop 8 Surabaya Gelar Ramp Check Sarana Kereta Api Jelang Angkutan Lebaran 2026

SURABAYA, SURYAKABAR.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) melalui Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Surabaya menggelar Ramp Check sarana perkeretaapian di wilayah operasional KAI Daop 8 Surabaya.

Ramp check dilakukan untuk memastikan kesiapan pelayanan transportasi kereta api pada masa Angkutan Lebaran 2026.

Deputy Daop 8 Surabaya Zuhril Alim mengatakan, ramp check ini merupakan langkah preventif untuk menjamin keselamatan, keamanan, serta kenyamanan perjalanan kereta api, khususnya menjelang periode Angkutan Lebaran yang diperkirakan akan mengalami peningkatan volume penumpang secara signifikan.

Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap aspek administratif dan teknis sarana perkeretaapian. Pada aspek administratif, tim mengecek identitas sarana, dokumen pemeriksaan terakhir (checksheet), serta tanda lulus uji.

Baca Juga:  Puncak 1 Abad NU di Malang Diprediksi Diikuti Ratusan Ribu Peserta, Ini Imbauan KAI untuk Pelanggan Kereta di Stasiun Malang

“Sedangkan, aspek teknis meliputi pemeriksaan sistem pencahayaan, pengereman, peralatan komunikasi, sistem sirkulasi udara dan pendingin ruangan (AC), perlengkapan keselamatan seperti APAR dan jendela darurat, roda dan komponen rangka bawah, hingga fasilitas pelayanan penumpang di dalam kereta,” ujarnya, Sabtu (7/2/2026).

Zuhril menjelaskan, ramp check sarana perkeretaapian untuk Angkutan Lebaran 2026 ini dilaksanakan selama lima hari, mulai 2 hingga 6 Februari 2026.

Khusus di wilayah KAI Daop 8 Surabaya, sebanyak 587 sarana perkeretaapian dilakukan pemeriksaan, terdiri atas 520 unit kereta, 55 unit lokomotif, serta 3 trainset KRDI atau sebanyak 12 kereta.

Baca Juga:  Tiket Kereta Api H-3 dan H-2 Lebaran 2026 Masih Tersedia, KAI Imbau Pelanggan Rencanakan Perjalanan Sejak Dini

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Surabaya Denny Michels Adlan mengatakan, ramp check yang dilaksanakan bersama KAI Daop 8 Surabaya bertujuan utama untuk memastikan keselamatan perjalanan kereta api, khususnya bagi para pengguna jasa.

“Kegiatan ramp check ini dilakukan semata-mata untuk memastikan keselamatan perjalanan kereta api. Kami berkomitmen untuk selalu menjunjung tinggi prinsip keselamatan, karena ketika aspek keselamatan terpenuhi, maka kenyamanan penumpang dapat terwujud secara optimal,” ungkapnya.

Selama pelaksanaan ramp check, tim gabungan DJKA dan KAI Daop 8 Surabaya memeriksa sejumlah lokasi strategis, antara lain Depo Lokomotif dan Depo Kereta Surabaya Pasar Turi, Sidotopo, dan Malang, serta Stasiun Surabaya Pasar Turi, Surabaya Kota, dan Malang.

Baca Juga:  Unesa Catat Rekor MURI lewat 11.524 Karya Inovatif Mahasiswa Program Mobilitas Akademik

Secara umum, hasil ramp check menunjukkan seluruh sarana perkeretaapian di wilayah KAI Daop 8 Surabaya dinyatakan laik jalan.

Adapun temuan bersifat minor, seperti lampu yang tidak menyala, jendela ventilasi yang tidak dapat dibuka, serta kelengkapan APAR, sebagian besar telah ditindaklanjuti KAI sesuai rekomendasi tim pemeriksa.

Sebagai bagian dari kesiapan Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 8 Surabaya juga mencatat tingginya minat masyarakat terhadap perjalanan kereta api.

Hingga 6 Februari 2026, sebanyak 64.402 tiket Kereta Api Jarak Jauh Reguler telah terjual untuk periode keberangkatan 11 hingga 23 Maret 2026 dari wilayah KAI Daop 8 Surabaya. (aci)