Delta Cup 2026
Futsal SMP Bumi Shalawat Raih Kemenangan di 16 Besar Delta Cup 2026, Singkirkan SMPN 4 Waru
SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Semangat pantang menyerah yang ditunjukkan tim futsal SMP Bumi Shalawat membawa kemenangan 2-1 (1-1) lewat adu penalti atas SMPN 4 Waru di babak 16 Besar Delta Cup 2026 di GOR Sidoarjo, Jumat (6/2/2026).
Kedua tim menyuguhkan permainan terbuka. Ini membuat serangan silih berganti mengancam gawang lawan. Penampilan cemerlang penjaga gawang Fatikh beberapa kali menggagalkan peluang SMPN 4 Waru.
SMPN 4 Waru unggul lebih dulu 1-0 menit 15 yang dicetak Dimas dari set piece tendangan bebas. Kerja keras SMP Bumi Shalawat untuk menyamakan kedudukan 1-1 terwujud saat pertandingan menyisakan waktu 13 detik.
Bola tendangan Abdillah mengenai kaki pemain SMPN 4 Waru Dimas dan menjebol gawang SMPN 4 Waru yang membuat skor imbang 1-1 dan bertahan hingga waktu pertandingan normal berakhir.

Laga dilanjutkan adu tendangan penalti. Pada adu tendangan penalti ini, Pelatih SMP Bumi Shalawat, Eko Prasetyo dua kali memberi kepercayaan Fatikh berada di bawah mistar gawang untuk menghadang tendangan penalti pertama dan ketiga dari SMPN 4 Waru.
Hasilnya, dua kali pula Fatikh mampu menggagalkan tendangan penalti pemain SMPN 4 Waru. Pada tendangan penalti kedua, pelatih Eko Prasetyo memberi kepercayaan kepada kiper Hanif dan gol.
Hasil adu tendangan penalti tersebut membawa SMP Bumi Shalawat menang 2-1 dan memastikan lolos ke perempat final untuk menghadapi SMP Darul Mutaalimin, Minggu (8/2/2026). Pada 16 Besar SMP Darul Mutaalimin menang 5-2 atas SMPN 2 Krian.
“Alhamdullilah kemenangan ini menjadi kado terindah untuk haul Bumi Shalawat, Senin (9/2/2026) besok,” ujar Eko Prasetyo kepada suryakabar.com, Jumat (6/2/2026).
Menurut Eko Prasetyo kemenangan ini membalas kekalahan SMP Bumi Shalawat 2-3 dari SMPN 4 Waru di turnamen yang digelar Al Muslim Waru.
“Ini pertandingan kedua kita ketemu SMPN 4 Waru dan kali ini kami yang menang. Pertandingan pertama kami kalah 2-3 di turnamen Al Muslim Waru,” paparnya.
Eko Prasetyo menyebut menghadapi SMPN 4 Waru yang memiliki kolektivitas permainan rapi dan didukung teknik individu yang bagus, timnya diminta disiplin dalam posisi masing-masing.
“Kami tekankan kepada anak-anak agar memiliki semangat juang. SMPN 4 Waru punya kolektivitas permainan bagus. Game plan mereka juga jalan. Itu sudah kami antisipasi dan keberuntungan untuk saat ini ada di pihak kami,” urainya.
Sementara itu kiper Fatikh mengaku memiliki motivasi untuk bisa menggagalkan tendangan penalti pemain SMPN 4 Waru saat adu tendangan penalti.
“Aku memang juga latihan menahan tendangan penalti. Dan pada adu tendangan penalti, aku bertekad bisa menggagalkan, alhamdullilah berhasil,” ujar Fatikh.
Kekalahan ini membuat SMPN 4 Waru yang dilatih Asrori tersingkir lebih awal. (es)

