Pendidikan
Smamda Surabaya Lantik Lima Wakil Kepala Sekolah
SURABAYA, SURYAKABAR.com – Lima Wakil Kepala SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Surabaya mendapat tugas penting setelah resmi dilantik, terutama untuk memperdalam kurikulum sekolah melalui Program Kelas Unggul Smamda.
Hal itu disampaikan Kepala SMA Muhammadiyah 2 Surabaya Mukhlasin ST MPd usai mendampingi acara pelantikan lima wakil kepala Smamda Surabaya periode 2025-2028 di lantai 2 Smamda Tower, Jumat (23/1/2026) sore.
Lima wakil kepala Smamda Surabaya tersebut, yakni Moch Hendy Bayu Pratama SS MPd (Waka Kesiswaan), Mustakim SPd (Waka Kurikulum), Alif Jatmiko MThI (Waka Ismuba-Al Islam), Dio Yulian Sofansyah MPd (Waka Sarana dan Prasarana), dan Ratna Yuliawati SSi (Waka Humas).
Mukhlasin mengatakan, target ke depan, pihaknya akan mencoba untuk ‘membongkar’ dan menerapkan kurikulum khusus yang berbeda dengan sekolah lainnya, dengan tujuan utama untuk melahirkan dan mencetak siswa-siswi berprestasi.
“Kita tidak bisa SMA Muhammadiyah di situ kurikulumnya seperti sekolah-sekolah yang lain, tetapi ada keputusan-keputusan, harapan kami dengan begitu akan muncul anak-anak yang berprestasi,” ujarnya.
Mukhlasin menjelaskan, kurikulum yang nantinya akan diterapkan, yakni menambah satu kelas khusus melalui Program Kelas Unggul Smamda. Mulai dari kelas Tahfidz, Biologi, Fisika, Matematika, hingga kelas-kelas yang lain.
“Misalkan, pada hari ini kita sudah mencoba untuk dalam satu kelas ada kelas tahfidz, ternyata dengan penambahan satu kelas tahfidz kemampuan anak untuk menghafal Alquran menjadi lebih baik. Dan, saya kira itu bisa diterapkan untuk kelas Biologi, Fisika, Matematika atau kelas yang lain. Harapan kami ada prestasi siswa,” jelasnya.
Nantinya, program kelas unggul Smamda ini masing-masing kelas memiliki spesifikasi, dan nantinya akan diberlakukan untuk kelas 10.
Di sisi lain, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Surabaya Dr M Ridlwan MPd dalam amanatnya menekankan pelantikan yang bertepatan dengan bulan Sya’ban ini memiliki makna filosofis dan spiritual yang sangat dalam bagi persyarikatan maupun Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).
“Bulan Sya’ban itu istimewa. Segala amal baik dan buruk dicatat malaikat dan langsung ditunjukkan kepada Allah SWT. Oleh karena itu, amanah sebagai Wakil Kepala Sekolah harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh,” ungkapnya.
Ia juga berpesan agar para pimpinan baru ini meluruskan niat dalam mengemban tugas. Menurutnya, keberuntungan sejati atau ‘wong bejo’ adalah mereka yang mampu menjaga amanah dengan mementingkan orientasi akhirat dalam setiap pekerjaannya.
“Jangan bekerja hanya untuk sekadar mencari makan, tapi bekerjalah untuk akhirat. Siapa yang mementingkan akhirat, maka dunia akan mengikuti. Inilah kunci menjadi orang yang beruntung (bejo),” tegasnya.
Dengan pelantikan ini, Smamda Surabaya diharapkan terus memperkuat posisinya sebagai sekolah unggulan yang mampu mencetak generasi berprestasi dengan fondasi karakter Al Islam dan Kemuhammadiyahan yang kuat. (aci)



