Telkom University Surabaya Berikan Penghargaan kepada Mahasiswa dan Dosen Berprestasi
SURABAYA, SURYAKABAR.com – Momen peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2024 dijadikan Telkom University Surabaya sebagai ajang untuk memberikan penghargaan kepada mahasiswa dan dosen berprestasi di bidang pendidikan.
Direktur Telkom University Surabaya, Prof Dr Tri Arief Sardjono ST MT mengatakan, pihaknya memberikan 19 penghargaan kepada 28 mahasiswa, dosen, dan staf yang dinilai berprestasi baik akademik maupun non-akademik, serta berkontribusi positif terhadap lingkungan kampus.
Penghargaan tersebut diserahkan usai upacara Hardiknas 2024 yang digelar di Lapangan Utama Kampus Telkom University Surabaya, Kamis (2/5/2024).
Prof Tri menjelaskan, 19 penghargaan tersebut terdiri atas lima penghargaan untuk mahasiswa berprestasi tingkat nasional dan internasional kepada 11 mahasiswa, dan enam penghargaan kenaikan jabatan fungsional akademik dosen ke lektor dan lektor kepala kepada enam dosen.
Selanjutnya, lima penghargaan dosen yang menyelesaikan masa studi S3 selama satu tahun (terhitung mulai Mei 2023-Mei 2024) kepada lima dosen.
Kemudian, tiga penghargaan lainnya diserahkan kepada enam sivitas akademika Telkom University Surabaya dalam rangka peningkatan kapasitas institusi. Yakni, untuk kategori pengawalan migrasi data TUNC, optimasi operasional layanan bisnis, dan peningkatan kapasitas hibah eksternal.
“Para mahasiswa telah menunjukkan prestasi gemilang dalam bidang akademik, kepemimpinan, dan pengabdian kepada masyarakat, sehingga, layak mendapatkan pengakuan atas dedikasi dan kerja keras mereka. Para dosen yang telah menyelesaikan S3 mereka dan kembali ke kampus untuk melanjutkan pengabdiannya,” ungkapnya.
Pada momen Hardiknas 2024 ini, Prof Tri berpesan tentang pentingnya pendidikan dalam mencetak generasi yang unggul. Pendidikan dinilai sebagai pilar utama dalam membangun sebuah masyarakat yang berkualitas dan berbudaya.
“Dari penghargaan yang diberikan, harapan tumbuh bahwa semangat ini akan terus menggelora dan membawa perubahan positif bagi dunia pendidikan di masa mendatang,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Prof Tri juga membacakan pidato dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, Nadiem Makarim dalam amanat upacara.
“Semua yang telah kita jalankan harus diteruskan sebagai gerakan yang berkelanjutan. Semua yang sudah kita upayakan harus dilanjutkan ke arah perwujudan sekolah yang kita cita-citakan,” pungkasnya. (aci)