Kambing Warna Ngejreng di Desa Prasung Sidoarjo
SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Hobi memelihara hewan ternak menjadi salah satu kegemaran seseorang. Selain menghasilkan rupiah, memelihara hewan juga bisa mengurangi stres yang kerap dirasakan seseorang akibat rutinitas sehari-hari.
Di Sidoarjo, terdapat ibu rumah tangga yang mewarnai kambingnya dengan warna yang “ngejreng” dengan alasan takut hilang. Tak ayal, akibat ulah isengnya ini menjadi hiburan bagi orang yang melihatnya.
Adalah Hj. Romaita (61) warga Desa Prasung Tambak RT 9, RW 4, Kecamatan Buduran Sidoarjo. Dirinya memiliki cara tersendiri untuk memelihara hewan piaraannya yakni dengan mewarnai bulunya dengan warna pink. Karena berwarna “ngejreng”, kambing milik Romaita mudah dikenali meski dilihat dari kejauhan. Beberapa orang yang melihat juga terhibur saat melihat kawanan kambing milik Romaita.

Hj.Romaita, yang akrab dipanggil Umi Rom, memelihara kambing sejak 1975. Awalnya memiliki kambing hanya tiga ekor. Dua ekor betina dan satu ekor jantan. Seiring berjalannya waktu, kambing milik Umi Rom mencapai 99 ekor.
“Saat ini kambing yang saya beri warna merah tinggal 16 ekor,” kata Rom kepada suryakabar.com di pondoknya, Kamis (24/1/2019).
Rom mengaku, hampir setiap tahun kambingnya dijual empat hingga lima ekor. Hasil penjualan kambing ditabung hingga pada 2008 dia menunaikan ibadah haji.
“Ide memberi warna merah ini, agar kambing-kambing ini tidak mudah hilang,” tambah Rom.
Meskipun memiliki rumah yang layak di desanya, demi hewan kesayangannya, Rom tinggal di sebuah pondok atau gubuk yang berukuran lebar 3 meter dan panjang 4 meter. Selain itu, di sekitarnya terlihat tambak-tambak ikan dan kandang kambing.
Rom sangat sayang terhadap kambing-kambingnya. Kalau ada kambing yang belum bisa mencari makan sendiri, dia rela mengeluarkan uang Rp 20 ribu tiap hari untuk membeli susu sapi segar, kemudian diberikan ke kambingnya yang masih kecil.
“Selain memelihara kambing, saya juga memelihara ikan. Karena takut kambing dan ikan hilang, ya kami setiap hari hidup seperti ini,” terang Rom.
Warga Desa Prasung Tambak Kecamatan Buduran Sidoarjo banyak yang memelihara kambing. Kambing di desa tersebut hidup liar mencari makanan sendiri. Pagi hari kambing dilepas dari kandang, sore hari pulang dengan sendirinya.
“Sejak saya beri warna, kambing saya tidak pernah hilang. Pagi sekitar pukul 09.00 saya lepas, nanti sore hari sekitar pukul 16.00 pulang sendiri. Kalau tidak pulang ya saya cari,” jelas Rom. (wob)