Kolom
Call Out My Name

Jakarta sibuk minggu ini. Konser The Weeknd memberikan kehebohan. Dua hari konser membuat Stadion JIS penuh kebahagiaan dan keceriaan. Pesona Abel Makkonen Tesfaye sukses membius fans-nya. Ini terjadi di Jakarta bagian Utara. Di Jakarta bagian selatan, ada keramaian yang lain. FIFA ASEAN Cup 2026 dihelat di Stadion GBK. Sedikit berbeda suasana. Utara Bahagia, Selatan ada kecewa.

King Indo gagal kalahkan Malaysia. Harapan publik sebenarnya bukan sekadar kalahkan, tapi hancurkan. Yang terjadi justru sebaliknya. Kita hampir kalah dari negeri tetangga.

Kecewa jelas kecewa. Piala yang sepertinya dibuat untuk diberikan kepada Timnas kita ternyata membutuhkan perjuangan yang lebih. Publik sudah membayangkan kesulitan jika melawan Thailand atau Vietnam, ternyata baru melawan Harimau Malaya saja kita sudah kerepotan.

Baca Juga:  Ini Hasil Pertandingan Lengkap dan Klasemen Sementara FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Timnas Indonesia Imbang Lawan Malaysia

Jengkel terasa karena standar yang ditinggalkan oleh STY sudah terlalu tinggi. Bukan hanya tentang hasil, tetapi juga cara main. Tanpa mengecilkan perjuangan pemain, publik sudah terbiasa dengan bermain ala warrior era STY. Bermain simpel, ngotot dan menang.

Dengan skuad yang mewah seharusnya John Herdman mampu mengolah menjadi tim yang bertarung bukan hanya untuk sekadar tidak kalah.

Memang belum tertutup peluang juara. Kitapun semua masih berharap juara. Tapi keberuntungan tidak datang tiba-tiba. Harus ada lompatan permainan. Kita bergerak maju, tapi tim negara lainpun demikian. Kunci ada di pelatih. Tingkatkan permainan, keluarkan potensi terbaik pemain kita. Pelatih Inggris harus siap dengan tekanan publik sepak bola Indonesia. Kami haus juara.

Baca Juga:  Pemprov Jateng Gelar Nobar Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Terbuka untuk Umum, Gratis
Baca Juga:  Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Persija Jakarta Mendominasi

Herdman mengatakan kartu merah Thom Haye adalah anugerah karena meningkatkan brotherhood para pemain. Itu bagus. Itu positif. Tunjukkan dengan pesta gol saat melawan Bangladesh.

Konser The Weeknd sudah end. Pertandingan masih bergulir di Senayan. Apakah berakhir bahagia seperti konser dari band Kanada itu ? kita tunggu saja. Jika gagal, nama STY akan kembali diteriakkan seperti judul lagu The Weeknd yang Call Out My Name. Jika Timnas juara maka pemain akan menjadi Starboy, ini juga judul lagu dari The Weeknd.

Supporter harus tetap bersatu, ini juga menjadi kesempatan untuk satu suara dukung Timnas Indonesia. Pecinta sepak bola di Bandung bisa berikan tekanan kepada Malaysia di Si Jalak Harupat dan Pecinta sepak bola di Jakarta wajib full support Timnas di GBK.

Jayalah Sepak Bola Indonesia!

Johan Satrya
Pecinta Timnas Indonesia