Pendidikan
16.672 Peserta Ikuti UTBK di Unair, Sediakan Ruang Transit dan Sarapan Pagi

SURABAYA, SURYAKABAR.com – Sebanyak 16.672 peserta mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 Universitas Airlangga (Unair) di hari pertama, Selasa (21/4/2026).

Wakil Rektor Bidang Akademik, Mahasiswa, dan Alumni (AMA) Unair Prof Ir Mochammad Amin Alamsjah MSi PhD mengatakan, para peserta berasal dari 38 provinsi dan cluster Luar Negeri yang akan mengikuti ujian selama 10 hari ke depan.

“Pada hari pertama ini, total peserta mencapai 94,7 persen dari total kapasitas daya tampung yang disediakan yakni sebanyak 17.600 kursi,” ujarnya.

Prof Amin menjelaskan, fasilitas dan ruangan juga disiapkan sebaik mungkin. Pada UTBK tahun ini, lokasi ujian tersebar di 10 gedung kampus B dan C dan terdiri dari 22 ruangan Computer Based Test (CBT).

Baca Juga:  Jalur SNBP 2026 Unair Resmi Terima 2.506 Calon Mahasiswa Baru dari 29.947 Pendaftar
Wakil Rektor Bidang Akademik, Mahasiswa, dan Alumni (AMA) Unair Prof Ir Mochammad Amin Alamsjah MSi PhD.

“Kampus B berada di gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Hukum, Fakultas Psikologi, dan Fakultas Vokasi (Gedung A dan C). Sedangkan, di Kampus C ada di Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB), Gedung Nano, Gedung Nani, dan FKM,” jelasnya.

Mengenai fasilitas, Prof Amin menekankan pentingnya kenyamanan bagi peserta, terutama bagi mereka yang harus berjuang di sesi pagi. Menurutnya, Unair menyediakan ruang transit dan sarapan pagi di setiap lokasi.

“Fasilitas khusus dari pihak UTBK Unair yakni seluruh lokasi dilengkapi ruang transit peserta, serta disediakan teh hangat dan snack pagi untuk peserta sesi pagi. Kami juga sudah menyiapkan tenaga kesehatan dan ambulans untuk antisipasi,” tegasnya.

Baca Juga:  Universitas Brawijaya Distribusikan Ratusan Alat Deteksi Kecurangan UTBK 2026

Namun, ia juga mencatat adanya peserta yang gugur pada hari pertama. Berdasarkan data panitia, terdapat 37 peserta yang tercatat tidak hadir pada sesi pembukaan ini tanpa konfirmasi lebih lanjut. Sedangkan, peserta yang hadir pada sesi pertama yakni 843.

Prof Amin menyebut, salah satu poin penting dalam pelaksanaan UTBK hari pertama adalah keberadaan peserta disabilitas. Ada 22 disabilitas yang mengikuti ujian siang.

“Untuk peserta khusus, ada 18 peserta tuna rungu dan 4 peserta tuna daksa yang ujiannya akan dilaksanakan di sesi kedua hari ini,” ungkapnya.

Baca Juga:  Unusa Perluas Kolaborasi Riset Internasional dan Magang ke Luar Negeri

Terkait integritas ujian, Prof Amin menegaskan, Unair tidak memberikan ruang bagi praktik perjokian. Meskipun sistem terus diperbarui, pengawasan tetap menjadi prioritas utama.

“Kita tetap berhati-hati dengan hal ini (joki), agar kiranya kasus perjokian ini bisa kita hilangkan,” tegasnya.

Ia juga berpesan bagi seluruh peserta agar tidak hanya siap secara akademis, namun juga secara fisik. Ia menyoroti pentingnya mengetahui lokasi ujian terlebih dahulu.

“Kami sangat berharap siswa dapat mengetahui lokasi dan mempersiapkan mental. Jangan lupa sarapan, karena itu juga menentukan dalam proses penyelesaian tugas atau ujian yang berlangsung,” pungkasnya. (aci)