Menko Pangan Tinjau Dapur Gizi di Surabaya, Pastikan Layanan Tetap Optimal Selama Ramadhan
SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Aktivitas dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Nikmat Barokah, Kedung Asem, Surabaya, di tengah suasana bulan suci Ramadhan ini tetap berjalan seperti biasa.
Di lokasi inilah Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, meninjau dan memastikan layanan pemenuhan gizi tetap berjalan optimal selama Ramadhan.
Zulhas meninjau seluruh proses, mulai dari pemilihan bahan baku, pengolahan makanan, hingga pengemasan paket kering yang akan didistribusikan kepada para penerima manfaat.
Penyesuaian ini dilakukan sebagai bagian dari strategi distribusi selama Ramadhan, agar kebutuhan gizi tetap terpenuhi meskipun pola konsumsi masyarakat berubah.
“Kami ingin memastikan, meskipun dalam suasana Ramadhan, kualitas makanan, kebersihan, dan ketepatan distribusi tetap terjaga. Program ini menyangkut kesehatan generasi masa depan, sehingga tidak boleh ada kompromi dalam standar pelayanan,” ujar Zulkifli di sela kunjungan, Kamis (19/2/2026).
Ia menegaskan, pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Pangan berkomitmen menjaga keberlangsungan layanan pemenuhan gizi, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Menurut dia, keberlanjutan program ini menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
SPPG Dapur Nikmat Barokah Kedung Asem sendiri telah beroperasi sejak 19 Agustus 2025. Hingga kini, dapur tersebut melayani 2.561 penerima manfaat.
Operasional dapur didukung 50 petugas, termasuk kepala SPPG, tenaga akuntansi, ahli gizi, dan puluhan relawan yang terlibat dalam proses produksi dan distribusi makanan.
Zulkifli menambahkan, monitoring langsung ke lapangan menjadi bagian dari evaluasi berkelanjutan pemerintah. “Kami turun langsung untuk memastikan program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Tidak hanya berjalan, tetapi juga tepat sasaran dan berkualitas,” tutupnya. (sat)




