Pendidikan
Unesa Kukuhkan 9 Guru Besar Baru, Targetkan 50 Profesor sepanjang 2026 Menuju World Class University
SURABAYA, SURYAKABAR.com – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menargetkan 50 guru besar atau profesor baru selama 2026. Target tersebut juga sebagai salah satu indikator menuju World Class University (WCU).
Hal itu disampaikan Rektor Unesa Nurhasan usai mengukuhkan sembilan profesor baru dalam rapat terbuka Senat Akademik di Graha Sawunggaling Unesa Kampus 2 Lidah Wetan Surabaya, Selasa (10/2/2026).
Nurhasan mengakui pengukuhan profesor baru ini memperkuat perform institusi. Menurutnya, saat ini sudah ada 13 calon profesor yang diproses.
“Sembilan di antaranya telah dikukuhkan, sedangkan sisanya ditargetkan menyusul pada awal tahun ini. Target itu disiapkan melalui sistem pengawalan karier dosen agar kenaikan pangkat berjalan sesuai aturan dan tidak tersendat bertahun-tahun,” ujarnya.
Nurhasan menegaskan, Unesa membentuk subdirektorat khusus untuk mengawal pengembangan sumber daya manusia (SDM).
Skema tersebut dirancang agar dosen lebih terarah dalam memenuhi Tridharma Perguruan Tinggi dan jenjang kepangkatan. Selain itu, juga melalui by design yang dikomunikasikan.
“Tahun ini juga ada subdit khusus yang menangani bagaimana SDM itu agar taat waktu, dan sekaligus mencermati Tridharma Perguruan Tinggi yang pada gilirannya akan naik pangkat sesuai aturan yang ada, sehingga tidak ada lagi nanti ke depan SDM yang bahkan 5 ada yang 15 tahun belum naik pangkat. Tahun ini tidak akan terjadi lagi karena ada subdit khusus yang mengawal,” tegasnya.
Nurhasan menyebut, mekanisme baru akan memantau perform dosen dari jenjang ke jenjang hingga menjadi guru besar. Sebab, peningkatan jumlah guru besar menjadi salah satu indikator menuju World Class University (WCU).
“Ukuran kampus kelas dunia turut dilihat dari persentase dosen bergelar doktor dan guru besar. Ini menjadi salah satu indikator untuk menuju World Class University,” ungkapnya.
Dalam pengukuhan tersebut, Unesa menetapkan Prof Dr Noortje Kumaat MKes sebagai profesor bidang Analisis Performa Senam dari Fakultas Ilmu Keolahrgaan dan Kesehatan (FIKK), Prof Dr Erny Roesminingsih MSi dikukuhkan pada bidang Kepemimpinan Pendidikan Dasar dan Menengah dari Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP).
Kemudian, Prof Dr Yunus MPd sebagai profesor bidang Inovasi Pembelajaran Teknik Pengelasan dari Fakultas Teknik (FT), Prof Dr Oce Wiriawan MKes ditetapkan sebagai profesor bidang Evaluasi Recovery Kepelatihan Olahraga dari FIKK.
Lalu, Prof Dr Puput Wanarti Rusimamto ST MT dikukuhkan pada bidang Pembelajaran Otomasi Sistem Teknik Elektro dari FT, Prof Dr Rini Setianingsih MKes dikukuhkan sebagai profesor bidang Inovasi Pembelajaran Berbasis Kognisi Matematis Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA).
Selain itu, Prof Dr Prima Retno Wikandari MSi pada bidang Pangan Fungsional Fermentasi dari FMIPA, Prof Dr Martadi MSn dikukuhkan pada bidang Teknologi Pembelajaran Seni Budaya dari Fakultas Vokasi (FV), serta Prof Dr Heny Subandiyah MHum sebagai profesor bidang Metode Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia dari Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Unesa. (aci)


