Pendidikan
5.000 Siswa SMA-SMK se-Jatim Padati Unesa Day, Nikmati Tour Campus

SURABAYA, SURYAKABAR.com – Lebih dari 5.000 siswa SMA/SMK se-Jawa Timur memadati Unesa Day yang digelar hanya sehari di Lobby Rektorat Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Kampus 2 Lidah Wetan Surabaya, Senin (2/2/2026).

Wakil Rektor Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Alumni Unesa Prof Dr Martadi MSn mengatakan, sebanyak 5.000 siswa tersebut di antaranya berasal Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Mojokerto, dan Jombang.

Menurutnya, target awal hanya menerima 3.000 pendaftar. Namun, jumlah peminatnya meningkat tajam hingga 5.000 pendaftar.

“Dalam tiga tahun terakhir kita mengalami kenaikan pendaftar sekitar 20 ribu. Jadi, tahun 2023 itu 99 ribu, lalu naik di 2024 sebanyak 113 ribu, tahun 2025 pendaftar 133 ribu, maka di tahun ini kurang lebih terjadi sekitar 145 sampai 150 ribu pendaftar,” ujar Prof Martadi di sela tour campus Unesa Day.

Baca Juga:  Prodi Ilmu Komunikasi Unesa Jalani Visitasi Akreditasi Internasional ACQUIN Jerman

Prof Martadi menjelaskan, Unesa Day merupakan puncak dari rangkaian promosi terintegrasi dari Unesa yang sudah berjalan sejak akhir 2025, dan bertepatan sehari menjelang pembukaan pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) untuk memberikan panduan menyeluruh bagi calon mahasiswa.

“Melalui Unesa Day kami ingin memberikan informasi one stop information kepada para kepala sekolah, guru, dan siswa, agar mereka juga bisa mengalami suasana ekosistem secara langsung tentang kampus, mereka nanti juga akan ada tour campus,” jelasnya.

Ke depan, Unesa akan menawarkan program Pre-University di kelas. Misalnya, siswa kelas 11 yang sudah ingin merasakan suasana kuliah, dalam satu minggu nanti akan dibuka, sesuai minat dan jurusan yang dikehendaki.

Baca Juga:  Raih Juara Seni Baca Alquran, Danang Siswa Smamda Sidoarjo dapat Golden Tiket Universitas Muhammadiyah Malang

“Misalnya, kepingin Kedokteran nanti mereka bisa ikut kuliah di Kedokteran itu merasakan seperti apa kuliah di Kedokteran itu, sehingga ketika di SMA mereka sudah mulai bisa menata karier, harus belajar tentang apa, mata pelajaran apa yang harus tidak boleh jelek ketika dia akan masuk prodi tertentu dan seterusnya, sehingga siswa betul-betul punya gambaran secara utuh tentang Unesa,” ungkapnya.

Prof Martadi menyebut, tahun ini Unesa menyiapkan kuota sebanyak 5.000 untuk mahasiswa baru, melalui Jalur Prestasi, Jalur Tes, dan Jalur Mandiri.

Unesa juga menghadirkan kebijakan baru terkait Golden Ticket. Jika sebelumnya hanya tersedia di Jalur Mandiri, kini Golden Ticket sudah bisa didapatkan melalui jalur SNBP dengan syarat menjadikan Unesa sebagai pilihan pertama.

“Ada dua kategori untuk Golden Ticket yang memberikan beasiswa penuh (gratis kuliah sampai lulus) dan Silver Ticket dengan potongan UKT (Uang Kuliah Tunggal) sebesar 50 persen,” tegasnya.

Di sisi lain, sebagai kampus yang ramah difabel, Unesa sejak 3-4 tahun terakhir menerima 90 persen pendaftar dari calon mahasiswa difabel, dari jumlah pendaftar antara 40 hingga 60 calon mahasiswa difabel.

Baca Juga:  Unair Gelar Airlangga Education Expo 2026, Kesempatan Berburu Golden Ticket

“Pak Rektor (Prof Nurhasan) selalu meminta kalau memang tidak terlalu berat mereka diterima, sehingga kita yang diterima difabel itu bisa sampai 90 persen diterima, karena memang jumlah mereka nggak terlalu banyak, yang kedua kapan lagi kita tidak memberikan kesempatan pada mereka,” katanya.

Direktur Direktorat Pendidikan Transformasi Pendidikan Unesa Prof Rooselyna Ekawati PhD mengatakan, kriteria penerima Golden Ticket tidak hanya terpaku pada prestasi akademik (nilai rapor).

“Tetapi juga prestasi khusus seperti atlet internasional atau bahkan siswa yang memiliki akun di media sosial dengan jumlah ribuan followers (influencer dengan jumlah pengikut tinggi), namun isi konten yang diunggah juga menjadi penilaian tersendiri,” pungkasnya. (aci)