Berita Sidoarjo
LAZISNU –LKNU Sidoarjo Gelar Layanan Kesehatan Gratis kepada 150 Ojol di Momen Satu Abad NU

SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Sebanyak 150 pengemudi ojek online (Ojol) mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar LAZISNU bersama Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) di Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sidoarjo, Sabtu (31/1/2026) pagi.

Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Lahir Nahdlatul Ulama ke-100 Masehi atau 103 Hijriyah, sekaligus wujud kepedulian NU terhadap para pekerja sektor transportasi daring yang setiap hari bekerja di jalan.

Ketua PC LAZISNU Sidoarjo, Dodik Dyauddin, menyampaikan, program pengobatan gratis ini menggandeng LKNU dan RSI Siti Hajar sebagai mitra layanan kesehatan.

“Ini bentuk perhatian kami kepada teman-teman ojek online dengan pengobatan gratis agar saat mereka bekerja untuk keluarga tidak menemui kendala kesehatan,” tuturnya.

Baca Juga:  Hari Jadi ke-167 Sidoarjo, Momentum Refleksi dan Penguatan Kebersamaan Menuju Daerah Lebih Sejahtera

Layanan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan gula darah, asam urat, tensi, konsultasi medis, pemberian obat, hingga vitamin.

Dari hasil pemeriksaan, keluhan yang paling banyak dirasakan para Ojol adalah nyeri sendi dan kelelahan. Dua hal ini kerap menyertai profesi dengan mobilitas tinggi dan jam kerja panjang.

Tak hanya berfokus pada pengobatan, kegiatan ini juga membekali para Ojol dengan pengetahuan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD).

Sosialisasi disampaikan langsung oleh tenaga medis RSI Siti Hajar, sebagai bekal penting saat menghadapi situasi darurat di jalan.

Baca Juga:  Ecoprint Lebih Efisien dan Berkualitas, Mahasiswa UMM Hadirkan Teknologi Tepat Guna untuk UMKM

“Kami berharap bekal pengetahuan ini bisa digunakan teman-teman Ojol untuk memberikan pertolongan dengan sigap dan tepat bila menemukan keadaan darurat di jalan sebelum tim medis tiba di lokasi,” imbuhnya.

Dodik menambahkan, kepada Ojol peserta pengobatan gratis, pihaknya juga memberikan sembako dan tali asih.

Sementara itu, Direktur RSI Siti Hajar, dr. Iqbal Faizin, menegaskan, kegiatan ini juga menjadi momentum peningkatan kapasitas relawan dan mitra ambulans serta Ojol.

Baca Juga:  Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Masih Tersedia, KAI Catat 131 Ribu Tiket Telah Dipesan

“Upgrade pengetahuan pertolongan pertama gawat darurat perlu terus ditingkatkan agar korban mendapat penanganan yang cepat dan tepat di lokasi kejadian dan selama perjalanan menuju fasilitas kesehatan,” jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan arahan dari PWNU dan dilaksanakan serentak di 100 titik di Jawa Timur sebagai rangkaian peringatan satu abad NU.

Melalui kolaborasi ini, NU berharap manfaat kesehatan dan keselamatan dapat dirasakan lebih luas, tak hanya oleh para Ojol, tetapi juga oleh masyarakat yang mereka layani setiap hari. (sat)