Pendidikan
Atlet Bulu Tangkis dan Dua Atlet Balap Sepeda Nasional Resmi Daftar Kuliah di Umsura
SURABAYA, SURYAKABAR.com – Tiga atlet nasional peraih medali di SEA Games 2025 Thailand resmi mendaftar kuliah di Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura), Jumat (30/1/2026) sore.
Mereka adalah Reza Pahlevi (atlet bulu tangkis nasional) dan dua atlet balap sepeda nasional, yakni Muhammad Abdurrahman dan Rendy Barera Sanjaya.
Ketiganya mendaftar melalui jalur beasiswa atlet setelah meraih prestasi di SEA Games 2025 Thailand, beberapa waktu lalu.
Reza Pahlevi dan Rendy Barera Sanjaya memilih Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB). Sedangkan, Muhammad Abdurrahman memilih Program Studi Hukum.
Reza mengaku keputusan melanjutkan pendidikan tinggi diambil setelah menerima tawaran beasiswa dari Umsura. Ia menilai kesempatan tersebut sebagai peluang penting untuk masa depannya di luar dunia olahraga.
“Kemarin ada tawaran beasiswa di universitas, dan kebetulan saya belum pernah kuliah. Jadi saya menerima tawaran ini, semoga nantinya bisa berjalan lancar,” ujar Reza saat ditemui di sela mendaftar di Biro Penerimaan Mahasiswa Baru (BPMB) Umsura.
Reza memilih jurusan Manajemen karena dinilai lebih fleksibel dan relevan dengan rencana masa depannya. Di sisi lain, terkait pembagian waktu antara latihan dan kuliah, Reza mengaku masih akan menyesuaikan seiring berjalannya waktu. “Karena ini baru pertama kali, nanti sambil berjalan saja. Semoga bisa berjalan dua-duanya,” ungkapnya.
Dalam waktu dekat, Reza dijadwalkan mengikuti turnamen internasional. Ia mengakui fleksibilitas akademik menjadi pertimbangan utama memilih UM Surabaya.
“Sudah disampaikan kalau fleksibilitasnya ada. Jadi, saya berpikir kenapa tidak pendidikan juga, nggak selalu olahraga saja, pendidikan juga penting buat saya,” katanya.
Sedangkan, atlet balap sepeda Muhammad Abdurrahman memilih Program Studi Hukum karena sesuai dengan kariernya di kepolisian.
“Dulu sempat ada tawaran beasiswa pas Covid-19, tapi tertunda karena offline. Alhamdulillah sekarang ada kesempatan lagi dan saya ambil Hukum,” terangnya.
Senada, Rendy Barera Sanjaya mengaku keinginan kuliah sudah ada sejak lama, namun tertunda karena harus mengikuti pemusatan latihan daerah (Puslatda).
“Dari lulus SMA sebenarnya pengen kuliah, cuma waktu itu harus TC (Training Center) Puslatda. Karena rumah di Kediri, jadi tidak bisa lanjut kuliah,” katanya.
Kesempatan kuliah di Umsura akhirnya ia ambil setelah mendapat banyak rekomendasi dari sesama atlet. “Banyak teman atlet yang masuk di sini, katanya kampus ini rekomendasi untuk atlet. Jadi kenapa nggak,” ujarnya.
Rendy memilih Manajemen karena dianggap paling relevan dengan kebutuhannya saat ini. Terkait masa depan, Rendy mengaku ingin fokus pada karier di kepolisian setelah pensiun sebagai atlet.
Wakil Rektor Bidang SDI, Kemahasiswaan, dan Kewirausahaan Dr Nur Mukarromah MKes menegaskan kampusnya berkomitmen menjadi wadah pengembangan atlet berprestasi melalui konsep Home of Champions.
“Universitas Muhammadiyah Surabaya sesuai dengan moto dan visi kami sebagai Home of Champions, membentuk juara tidak hanya akademik tetapi juga non-akademik,” ungkapnya.
Nur Mukarromah menjelaskan, juara yang dimaksud mencakup integritas moral, keunggulan intelektual, kewirausahaan, dan daya saing global.
Menurutnya, Umsura menyediakan berbagai program beasiswa, termasuk beasiswa atlet yang diberikan selama masa studi.
“Beasiswa atlet ini diberikan kepada mahasiswa yang memiliki sertifikat atlet dan diberikan selama pendidikan, baik D3 maupun S1,” jelasnya.
Terkait akademik, Umsura memberikan fleksibilitas khusus bagi mahasiswa atlet agar tetap dapat berprestasi di dua bidang sekaligus.
“Prodi akan memfasilitasi atlet dengan sistem blended learning, online, atau modul. Jadi prestasi olahraga dan akademik bisa berjalan beriringan,” pungkasnya. (aci)



