Berita Sidoarjo
Dishub Sidoarjo Larang Parkir di Depan SDN Pucang, Kemacetan Belasan Tahun Akhirnya Terurai

SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Upaya mengurai kemacetan di utara Alun-alun Sidoarjo sisi barat yang selama bertahun-tahun dikeluhkan warga akhirnya mulai dilakukan. Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sidoarjo resmi melarang parkir kendaraan di depan SDN Pucang 1, 2, dan 4 mulai, Senin (26/1/2026).

Larangan parkir tersebut ditandai dengan pemasangan road barrier sepanjang area sekolah yang selama ini kerap menjadi titik kemacetan, terutama pada jam antar dan jemput siswa.

Sejak pagi hari, road barrier sudah terpasang, lima petugas Dishub disiagakan untuk melakukan pengawasan secara bergantian.

Baca Juga:  Hujan Deras Disertai Angin Kencang di Sidoarjo Tumbangkan Beberapa Pohon Besar, Sebabkan Kemacetan Panjang

Kepala Dishub Sidoarjo, Budi Basuki, menjelaskan, kebijakan ini diambil setelah melalui rapat koordinasi lintas instansi guna merespons keluhan masyarakat yang sudah lama disampaikan.

“Kendaraan baik mobil maupun sepeda motor disediakan parkir di sekitar SDN Pucang 3 atau Timur Pendapa Delta Wibawa. Drop zone juga di situ,” tutur Budi Basuki, Senin (26/1/2026).

Menurutnya, penataan parkir ini bertujuan memperlancar arus lalu lintas di jalur padat tersebut. Selama ini, area di depan SDN Pucang kerap digunakan sebagai lokasi parkir mobil dan sepeda motor orang tua siswa.

Baca Juga:  Dinas Perhubungan Terapkan Sistem QRIS untuk Parkir di Alun-alun Sidoarjo

Bahkan, tak jarang mobil parkir hingga memakan dua lajur jalan, menyisakan satu lajur saja dan menyebabkan kemacetan.

Kebijakan Dishub ini mendapat sambutan positif dari warga. Isnar Witoyo, warga Desa Gelam, Kecamatan Candi, mengaku sangat mengapresiasi langkah penertiban tersebut.

“Kemacetan di sini sudah belasan tahun dan dibiarkan saja. Alhamdulillah sekarang ditertibkan. Dulunya saya pasti terjebak macet di situ saat menuju kantor saya di Buduran,” ucapnya.

Baca Juga:  Futsal Putri SMPN 1 Tulangan Comeback Kalahkan SMKN 3 Buduran di Delta Cup 2026

Hal senada disampaikan Lilik Absari, warga Perumahan Sidokare Indah. Ia mengatakan, kemacetan di lokasi tersebut kerap mengganggu aktivitas warga, baik saat berangkat maupun pulang kerja.

“Pagi berangkat kerja pasti tersendat di situ. Kalau sore pulang kerja juga terimbas kemacetan akibat parkir mobil di badan jalan di sekitar sekolah sebelum jembatan. Kemacetannya lebih sadis, kadang mulai Selatan fly over Buduran,” keluhnya.

Dengan diberlakukannya larangan parkir dan penataan drop zone di lokasi alternatif, Dishub Sidoarjo berharap arus lalu lintas di kawasan SDN Pucang dapat lebih lancar dan aman, sekaligus memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan. Dishub juga akan menertibkan area parkir lain penyebab kemacetan. Salah satunya di depan MIMNU Pucang. (sat)