Berita Sidoarjo
200 Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Resmi Mengaspal di Sidoarjo, Tukang Becak Lansia Jadi Prioritas

SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Sebanyak 200 unit becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto resmi diserahkan kepada para tukang becak di Kabupaten Sidoarjo. Bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban para penarik becak, khususnya yang telah berusia lanjut.

Ratusan becak listrik tersebut terlebih dahulu diarak dari lokasi penyimpanan di kompleks GOR Sidoarjo menuju Pendapa Delta Wibawa, Rabu (21/1/2026).

Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada lima tukang becak yang rata-rata berusia di atas 55 tahun dari 18 kecamatan di Kota Delta.

Prosesi penyerahan ditandai dengan penandatanganan oleh Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana, Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) Letjen TNI (Purn) Teguh Arief Indratmoko, serta salah satu perwakilan tukang becak. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan baterai becak listrik kepada lima penerima.

Baca Juga:  Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Segera Dibagikan, Tunjang Wisata Heritage Banyuwangi

“Ini merupakan bantuan sosial dari Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan mengecek penerima becak listrik, setiap tiga bulan sekali. Tujuannya untuk memastikan, bantuan becak listrik yang diberikan, tidak berpindah atau dijual ke pihak lain,” tutur Mimik.

Selain pengawasan berkala, Pemkab Sidoarjo juga menyiapkan dukungan fasilitas pendukung bagi operasional becak listrik. Jumlah bantuan pun dipastikan akan terus bertambah sesuai kebutuhan di lapangan.

“Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan menyediakan tempat pengecasan baterai becak listrik, di wilayah kota dan setiap kantor kecamatan di 18 titik. Tujuannya untuk memudahkan para tukang becak listrik melakukan pengecasan, apabila baterenya menipis saat aktivitas menarik penumpang,” jelas Mimik.

Baca Juga:  Gudang Barang Bekas di Sukodono Ludes Terbakar, Pikap Operasional Ikut Hangus

Sementara itu, Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) Letjen TNI (Purn) Teguh Arief Indratmoko menjelaskan, program becak listrik ini secara khusus menyasar tukang becak berusia lanjut agar tetap mampu bekerja tanpa harus mengandalkan tenaga fisik berlebih.

“Untuk tahap pertama, becak listrik bantuan Presiden Prabowo melalui yayasan Gerakan Solidaritas Nasional yang dibuat PT. Pindad ini berjumlah sepuluh ribu unit. Di tahun 2027 sebanyak 70 ribu unit akan dibuat dan diserahkan kepada penerima manfaat di seluruh Indonesia menggantikan becak kayuh,” jelasnya.

Baca Juga:  PSSI Jatuhkan Sanksi kepada Persid Jember, Denda Rp20 Juta dan Dua Laga Kandang Tanpa Penonton

Usai prosesi penyerahan, Mimik Idayana dan Teguh Arif Indratmoko naik becak listrik berkeliling alun-alun.

Rasa syukur disampaikan salah satu penerima bantuan, Edi Santoso, tukang becak asal Desa Bangah, Kecamatan Gedangan.

Pria 66 tahun yang telah bekerja menarik becak selama 30 tahun dan biasa mangkal di Barat Bundaran Aloha itu mengaku sangat terbantu. “Tentu jauh lebih ringan ketimbang mengayuh. Saya sangat bersyukur sekali,” ujar Edi. (sat)