Berita Sidoarjo
Pemprov Jawa Timur Gelar Pasar Murah di Desa Sawotratap, Gedangan, Sidoarjo Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok

SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menggulirkan program pasar murah sebagai langkah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok yang tengah melonjak di sejumlah daerah.

Kali ini pasar murah digelar di Balai Desa Sawotratap, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo dan disambut antusias warga, Rabu (10/12/2025) sore.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, hadir langsung memantau jalannya kegiatan. Dalam kesempatan tersebut, Khofifah membagikan beras SPHP dan telur ayam secara gratis kepada warga lanjut usia di atas 60 tahun.

“Ini bentuk perhatian kami kepada para lansia. Mereka harus mendapatkan prioritas, apalagi di masa harga komoditas sedang naik,” ujar Khofifah, usai kegiatan.

Baca Juga:  Jelang Akhir Tahun, Pemprov Jatim Gencarkan Pasar Murah untuk Stabilkan Harga Sembako

Sejumlah komoditas memang mengalami kenaikan harga cukup tinggi dalam beberapa pekan terakhir. Harga cabai diketahui telah menembus Rp 100 ribu per kilogram, sedangkan daging ayam mencapai Rp 40 ribu per kilogram.

Khofifah menegaskan, Pemprov Jawa Timur akan terus menambah titik pelaksanaan pasar murah di berbagai kabupaten/kota.

“Kami ingin memastikan masyarakat tetap bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga yang wajar. InsyaAllah pasar murah akan terus kami gelar secara berkala,” tambahnya.

Baca Juga:  Banyuwangi Delapan Kali Berturut-Turut Raih Penghargaan IGA sebagai Kabupaten Terinovatif se-Indonesia
Baca Juga:  Dari Abu Gunung Semeru Bangkit Ekonomi Baru: Cacing Tanah Jadi Sumber Penghidupan Warga

Warga pun menyampaikan apresiasi atas langkah pemerintah tersebut. Salah satu warga Sawotratap, Siti Aminah, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah.

“Harga di pasar sekarang tinggi sekali. Dengan adanya pasar murah seperti ini, kami sangat terbantu,” ucapmya.

Melalui program pasar murah yang berkesinambungan, Pemprov Jawa Timur berharap stabilitas pasokan dan harga pangan dapat terjaga.

Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat diharapkan menjadi penyemangat dan solusi nyata, terutama bagi keluarga yang terdampak kenaikan harga kebutuhan pokok. (sat)