Dua Jurnal Arjunu Terindeks Internasional Scopus Q3 dan Q4

SURABAYA, SURYAKABAR.com – Dua jurnal ilmiah di bawah naungan Asosiasi Pengelola Jurnal Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (Arjunu) berhasil meraih pencapaian signifikan dengan terindeks dalam profil Scopus.

Dua jurnal itu yakni Nazruna: Jurnal Pendidikan Islam diterbitkan Institut Pesantren KH Abdul Chalim, dan Indonesian Journal of Medical Laboratory Science and Technology (IJMLST) diterbitkan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa).

Ketua Arjunu, Dr Fifi Khoirul Fitriyah SPd MPd mengatakan, proses untuk mencapai indeksasi bukanlah perjalanan yang singkat atau mudah. Kedua jurnal telah melalui berbagai tahapan evaluasi yang ketat dan panjang sejak awal 2023.

“Jurnal Nazruna berhasil diterima di Scopus pada September 2023, dan diikuti IJMLST pada Oktober 2023. Scopus dikenal sebagai salah satu basis data abstrak dan sitasi terbesar di dunia, serta memiliki standar penilaian yang sangat tinggi,” ujar Fifi, Kamis (6/6/2024).

Baca Juga:  Tiga Mahasiswa Unusa Lolos MSIB dan Magang di Perusahaan Animasi Internasional

Editor in Chief Jurnal Nazruna, Dr Muhammad Anas Ma’arif MPd mengatakan, keberhasilan jurnal Nazruna masuk dalam Scopus dengan kategori Q3 merupakan pencapaian yang membanggakan dan memberikan motivasi untuk meningkatkan kualitas lebih lanjut.

“Capaian jurnal Nazruna di Scopus Q3 ini sudah cukup bagus untuk di awal, dan ke depan semoga semakin meningkat kualitas dan Quartilnya,” ungkapnya.

Baca Juga:  1.200 Mahasiswa Ikut Rektor Cup 2024 UMM, Jadi Wadah Potensi Anak Muda

Sementara, The Editor in Chief (EIC) for IJMLST Journal, Gilang Nugraha MSi mengatakan, IJMLST yang diterbitkan Unusa dan bermitra dengan The Indonesian Association of Schools of Medical Laboratory Technology (IASMLT) telah terindeks Scopus Q4.

Jurnal ini didirikan pada 2018 oleh para dosen Prodi D4 Analis Kesehatan, Fakultas Kesehatan Unusa. Fokus utamanya di bidang laboratorium medis, meliputi hematologi, kimia klinik, imunoserologi, mikrobiologi, parasitologi, sitoteknologi, toksikologi klinis, dan biologi molekuler.

“Pada akreditasi pertamanya, IJMLST mampu mencapai Sinta 3 yaitu pada 23 Desember 2022, pada 25 September 2023 telah terakreditasi Sinta 2 dan pada 5 Oktober 2023 telah terindeks Scopus,” jelasnya.

Baca Juga:  500 Mahasiswa Vokasi Unair Ikuti Program MBKM ke Luar Negeri Tiap Tahun

IJMLST telah bekerja sama dengan Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik Indoneisa (PATELKI) yang merupakan organisasi profesi Teknologi Laboratorium Medik di Indonesia, serta dengan Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Teknologi Laboratorium Meidik Indonesia (AIPTLMI) yang merupakan organisasi Pendidikan Teknologi Laboratorium Meidik.

Tidak hanya Scopus, IJMLST juga telah terindeks di berbagai macam pengindeksasi nasional dan internasional seperti DOAJ, Dimensions, Crossref dan Garuda. Selain itu, telah terakreditasi dengan hasil Sinta 2. Hal itu menunjukkan riset-riset yang dipublikasikan memiliki kualitas dan kontribusi yang diakui secara internasional.

“Di IJMLST, editor dan review berasal dari berbagai negara, selain dari Indonesia terdapat juga dari negara Malaysia, Jepang, Irak, Brasil dan Australia,” pungkas Gilang. (aci)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *