Tim Tenis Beregu Jatim Kawinkan Medali Emas PON XX Papua 2021

JAYAPURA, SURYAKABAR.com – Tim tenis beregu putra-putri dari Jawa Timur (Jatim) berhasil mengawinkan medali emas PON XX Papua 2021. Ini setelah di laga final tim tenis beregu putra putri Jatim sama-sama berhasil mengalahkan lawan-lawannya di Arena Tenis Sian Soor di Kantor Wali Kota Jayapura, Minggu (3/10/2021).

Kemenangan diraih tenis beregu putra Jatim, setelah mengalahkan Bengkulu, 2-0. Dalam laga partai tunggal putra, Jatim diperkuat Christopher Rungkat berhasil mengalahkan Jeremy Nahor dari Bengkulu, 6-0 dan 6-3.

Di partai tunggal kedua, Jatim menurunkan M Rifqi Fitriadi melawan Aditya H Sasongko. Mengikuti jejak Christopher, Rifqi menang mudah dengan skor 6-2, 6-1.

Usai mengalahkan Bengkulu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang menyaksikan pertandingan secara langsung memberikan bonus mentas pada tim tenis beregu putra Jatim.

Tak hanya dapat bonus mentas secara langsung, atlet yang berhasil mendapat medali juga akan memperoleh bonus medali.

“Kami akan berikan bonus untuk mereka yang sudah berjuang dan berprestasi di lapangan. Bonus tersebut akan kami anggarkan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022. Untuk nominalnya belum dapat kami sampaikan. Yang jelas kami sudah melakukan exercise,” kata Khofifah Indar Parawansa, Minggu (3/10/2021).

BACA JUGA:

Ketua KONI Jatim Erlangga Satriagung menambahkan, untuk besaran bonus mentas yang diberikan Gubernur Jatim pada atlet peraih medali emas, memiliki nominal berbeda-beda.

Erlangga Satriagung menyebutkan, bonus mentas yang akan diberikan kepada para atlet yang meraih medali emas, senilai Rp 30 juta.

“Rp 30 juta itu untuk peraih emas yang perorangan. Kalau dua sampai tiga orang Rp 20 juta, kalau empat sampai enam orang pemainnya Rp 15 juta per orang. Kalau yang lebih dari enam Rp 10 juta perorangnya,” ujar Erlangga Satriagung saat mendampingi Khofifah.

Sementara itu tim tenis beregu putri Jatim di final mengalahkan DKI Jakarta, 2-1. Laga final ini berlangsung alot hingga memakan waktu lebih delapan jam.

Partai tunggal pertama, Aldila Sutjiadi dari Jatim berhasil mengalahkan Fitriani Sabatini dari DKI Jakarta, 1-6, 6-4, dan 7-6.

Sukses Aldila Sutjiadi meraih kemenangan di tunggal pertama gagal diikuti Beatrice Gumulya yang turun di tunggal kedua. Beatrice Gumulya kalah 6-4, 5-7, 6-7 dari Deria Nur Haliza. Skor imbang 1-1. Laga final dilanjutkan partai ganda.

Jatim menurunkan ganda Aldila Sutjiadi/Jessy Rompoies menghadapi si kembar Fitriana Sabatina dan Fitriani Sabatini. Aldila Sutjiadi/Jessy Rompoies berhasil meraih kemenangan 4-6, 6-2, 10-7.

“Kemenangan ini sesuai skenario kami dengan menargetkan emas, karena kami mempunyai pemain yang relatif bagus,” ujar pelatih tenis putra Jawa Timur, Irmantara Subagio.

Menurut Ibag, panggilan Irmantara Subagio, peserta final tenis beregu di PON Papua memberikan perlawanan sengit dengan menampilkan permainan-permainan yang menarik dan menantang.

“Alhamdulillah, kami bersyukur dengan kemenangan ini. Sekarang tinggal menunggu pemenang partai perorangan. Saya berharap bisa juga mempersembahkan emas untuk Jawa Timur,” ujar Ibag.

Ia menambahkan, perjalanan Jatim untuk mencapai babak final tidak mudah. Pasalnya, dalam pertandingan melawan Papua harus diselesaikan tiga set.

“Pertandingan beregu ini cukup menegangkan, karena set pertama kami ketinggalan, namun Aldila dan Jessy berhasil bangkit di set kedua dan ketiga sehingga kami berhasil keluar sebagai pemenang di nomor beregu,” urainya.

Atlet Jessy Rompies yang memperkuat Jawa Timur dalam partai final beregu mengatakan, ia tidak bisa menyelesaikan set pertama dengan baik, karena banyak melakukan unforced error.

“Saya bangkit di set kedua dan ketiga karena mulai fokus. Apalagi ini partai final, dengan target emas yang harus kami dapatkan,” ujar Jessy.

Sementara itu medali perunggu untuk tenis beregu putra diraih Papua Barat dan Kalimantan Timur sedang medali perunggu tim tenis beregu putri disabet Papua dan Papua Barat. (es)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *