Pelanggar Lalin di Sidoarjo Bisa Manfaatkan Pelayanan e-tilang di MPP Lingkar Timur

SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo resmi membuka layanan e-tilang di Mall Pelayanan Publik (MPP) di Lingkar Timur Sidoarjo, Selasa (2/3/2021).

Layanan tersebut beroperasi menyesuaikan aturan jam pelayanan di MPP. Lokasi pelayanan menempati ruang di sisi timur gedung MPP.

“Ini merupakan layanan tambahan bagi warga atau pelanggar lalu lintas (lalin) di Sidoarjo,” kata Kepala Kejari Sidoarjo, Setiawan Budi Cahyono kepada wartawan termasuk suryakabar.com, Selasa (2/3/2021).

Menurut Setiawan Budi Cahyono, dengan pembukaan layanan tambahan itu bisa mengurai kepadatan warga atau pelanggar lalin yang mengurus perkaranya di Kejari Sidoarjo.

Selama ini pihaknya sering mendapati warga atau pelanggar lalin banyak berjubel di kantor Kejaksaan Sidoarjo.

Kondisi itu dikhawatirkan akan menimbulkan persoalan khususnya antar-warga, pelanggar lalin yang mengantri, atau menimbulkan kemacetan di jalan sekitar kantor Kejaksaan Sidoarjo.

“Hampir setiap minggu ribuan pelanggar mengurus di kantor. Ruangan kita tidak mampu menampung sebanyak itu. Apalagi hari Jumat kadang sampai tembus sekitar lima ribu, padat sekali,” ujarnya.

Nanti model pelayanananya, kata Setiawan Budi Cahyono, seperti biasanya, bagi pelanggar yang telah melakukan pembayaran melalui e-tilang pengambilan barang bukti di MPP, dan diberi batas waktu satu bulan.

“Jika dalam satu bulan tidak diambil, barang bukti akan dipindah di Kejaksaan,” terangnya.

Penambahan ruang pelayanan tersebut, imbuh Setiawan Budi Cahyono, berkat kerjasama antara Kejari Sidoarjo dengan pemerintah yang telah memberikan fasilitas ruangan nyaman, dengan area parkir yang cukup luas. “Warga bisa dengan nyaman memanfaatkan pelayanan di sini di MPP ini,” harapnya.

Kejari Sidoarjo sebelumnya memiliki dua inovasi layanan untuk memfasilitasi warga atau pelanggar lalin mengurus perkara tilangnya secara elektronik.

Pertama, fasilitas Sistem Antar Tilang Sidoarjo (Sipatas) tentang layanan kemudahan bagi warga atau pelanggar lalin dalam mengurus perkara tilangnya.

Melalui Sipatas, warga yang berperkara tilang bisa menyelesaikan perkaranya hanya dengan melalui aplikasi WhatsApp (WA).

Dengan begitu, pelanggar cukup melalui WA, telpon ke petugas, mencantumkan alamatnya, dan akan diantar ke rumah tujuan. Layanan ini khusus area Sidoarjo-Surabaya.

Kedua, fasilitas Sistem Booking Tilang Kejaksaan Negeri (Sibojo), warga atau pelanggar lalin bisa melakukan booking saat akan mengurus perkara tilangnya. Sehingga, warga atau pelanggar ini sudah tidak perlu lagi mengambil nomor antrian.

Terpisah, Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi peran Kejari Sidoarjo dalam memberikan layanan kepada masyarakat.

“Inovasi pelayanan publik ini yang penting poinnya adalah ide-ide semacam itu yang nanti dibutuhkan Sidoarjo,” tuturnya.

Sidoarjo kedepan diharapkan bisa mengadopsi sistem semacam itu, lanjut Gus Muhdlor, sapaan Ahmad Muhdlor Ali.

“Ini yang dibutuhkan Sidoarjo, semuanya serba online. Nanti akan dibentuk dulu sistemnya. Dan sebagai catatan memang Sidoarjo butuh inovasi pelayanan publik,” pungkasnya. (sty)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *