Tidak Ingin Terlena Covid-19, Kadin Sidoarjo Siapkan Program Penunjang Perekonomian UMKM
SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Dalam situasi seperti saat ini yakni adanya pandemi coronavirus disease (Covid-19), Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sidoarjo berharap adanya antisipasi dampak yang terjadi, seperti dampak di sektor ekonomi masyarakat.
Sebagai predikat Kota UMKM, Sidoarjo perlu memberi ruang gerak para pelaku usaha tersebut dengan cara, hilirisasi ekonomi, peningkatan pemasaran, dan pemanfaatan jalur perdagangan.
Ketua Kadin Sidoarjo, Ahmad Roid mengatakan, tumbuhnya ribuan pelaku UMKM di Sidoarjo, ekonomi masyarakat perlu didorong untuk tetap berjalan stabil dan eksis. Apalagi letak Sidoarjo yang strategis diharapkan mampu menjadi jalan perkembangan di sektor perekonomian.
“Sidoarjo dikelilingi daerah-daerah industri. Selain itu pintu-pintu transportasi skala internasional juga ada seperti bandara, terminal, dan pelabuhan. Kami berharap semuanya itu menjadi jalan terbaik bagi para pelaku usaha di Sidoarjo untuk tetap eksis,” kata Ahmad Roid, Kamis (9/4/2020).
BACA JUGA:
Menurut Roid, ditengah kondisi Covid-19 telah disiapkan program yang nantinya menjadi wadah pelaku UMKM bersaing di level internasional. Program tersebut akan diwujudkan dalam bentuk e-commers, atau jalur pemasaran via internet.
“Pengusaha tinggal mendaftarkan produk, dan kerajinannya, tanpa seleksi. Dengan program tersebut, pengusaha dan calon pembeli dipertemukan tanpa harus tatap muka, sejalan dengan arahan pemerintah saat ini, sehingga perekonomian tetap berjalan,” terangnya.
Kata dia, terlebih banyaknya warga yang tinggal dan bekerja di luar negeri diharapkan mampu turut membantu pelaku UMKM di Sidoarjo mengekspor produknya.
“Dalam program tersebut, kita juga akan siapkan jasa pengirimannya. Ada pun ketentuannya pengiriman barang maksimal 30 kilogram. Sementara tujuan yang akan dituju daerah ASEAN dan Eropa jika memungkinkan,” terangnya.
Ia menambahkan, program pemasaran melalui internet atau e-commers tersebut masih dalam tahap persiapan. Sekaligus diharapkan mampu mendorong pelaku usaha di Sidoarjo terus mempersiapkan diri dengan inovasi terbaiknya.
“Dengan begitu, pelaku UMKM bisa termotivasi untuk terus melakukan inovasi produk terbaiknya,” tandasnya. (sty)